KAPOL.ID –
Diduga akibat terpapar virus covid-19, akses jalan menuju Kompleks Ponpes Cipasung Desa Cipakat Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya tutup sementara.
“Kita lakukan mulai dari hari kemarin,” ujar salah petugas Desa Cipakat Andri ketika dijumpai KAPOL.ID, Kamis (01/10/2020) siang.
Penutupan ini dilakukan demi menjaga dan turut mencegah penyebaran virus lebih luas.
“Penutupan itu pun kita lakukan atas seizin pemerintah dan koordinasi dengan pihak pondok, maka sepakat kita tutup sementara,” katanya.
Ketika KAPOL.ID menanyakan jumlah dan kondisi pasien positif, ia mengakui belum tahu pasti.
“Ketika kami bertemu dengan pihak pondok semalam, katanya itu masih ada di pondok, untuk lakukan isolasi mandiri,” jelasnya.
Menurut Asisten Daerah Satu Setda Kab. Tasikmalaya, Ahmad Muchsin di dalam Ponpes Cipasung telah dilakukan pembatasan.
“Betul, itu mulainya dari hari kemarin,” kata Ahmad.
Namun ketika ditanya untuk jumlah pasti pasien yang terpapar ia mengaku belum mengetahui pasti soal jumlah kasus positif dari pesantren tersebut.
“Info awal untuk jumlahnya itu sebanyak 86 orang. Jika ingin lebih pasti, Dinas Kesehatanlah yang tahu jelas,” ucapnya.
Juru Bicara Covid -19 dr Heru Suharto mengaku masih belum mengetahui data pasti sebab belum masuk seluruhnya.
“Memang untuk datanya ke kami itu belum masuk,” ucapnya.
Namun jumlah pasien covid-19 (Corona) secara menyeluruh itu berjumlah 92 pasien itu yang terkonfirmasi.
“Itu dihitung secara global alias menyeluruh se-Kabupaten Tasikmalaya,” jelasnya.***












