KABAR POLISI

Aksi Cepat Petugas Amankan Pria Diduga ODGJ di Bahu Tol Palikanci

×

Aksi Cepat Petugas Amankan Pria Diduga ODGJ di Bahu Tol Palikanci

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Di tengah deru mesin kendaraan pemudik sebuah aksi penyelamatan dilakukan jajaran kepolisian di ruas Tol Palikanci KM 208 B. Rabu (18/3/2026) menjelang tengah malam, sekitar pukul 23.00 WIB, seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa terpaksa diamankan lantaran nekat berdiri di bahu jalan tol sembari berteriak histeris.

​Aksi pria tersebut tak pelak memicu kekhawatiran para pengguna jalan. Pasalnya, keberadaannya di jalur bebas hambatan itu sangat berisiko memecah konsentrasi pengendara dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas di tengah padatnya arus Operasi Ketupat Lodaya 2026.

​Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa langkah pengamanan ini bermula dari laporan warga yang melihat gelagat mencurigakan pria tersebut. Laporan itu segera direspons cepat oleh petugas yang berjaga di Pos Yan Rest Area 208 B.

​Kapolsek Mundu, AKP Didi Sumardi, S.H., menjelaskan bahwa pria yang kondisinya sedang tidak stabil tersebut diketahui bernama Toha (41), warga Pasar Weru, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon. Saat dihampiri petugas, Toha tampak linglung dan sulit berkomunikasi secara normal.

​“Petugas segera mendatangi lokasi untuk mengamankan yang bersangkutan. Ini langkah antisipasi agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Didi, Kamis (19/3/2026).

​Sebagai bentuk penanganan awal yang humanis, petugas membawa Toha ke Pos Pelayanan terdekat. Di sana, pihak kepolisian tidak bekerja sendiri, melainkan langsung berkoordinasi dengan pengelola jalan tol dan tim medis untuk memastikan kondisi kejiwaan yang bersangkutan.

​Guna mendapatkan perawatan yang lebih layak, Toha akhirnya diserahkan kepada pihak Jasamarga dan tim medis untuk dirujuk ke RS Arjawinangun. Langkah ini diambil agar pria paruh baya tersebut mendapatkan penanganan medis yang tepat sekaligus memastikan jalur tol kembali steril dan aman dilalui.

​Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan untuk selalu waspada. Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor melalui Layanan Polisi 110 jika menemukan hal-hal yang berpotensi membahayakan di sepanjang jalur mudik.

​Keselamatan di jalan raya bukan hanya soal kepatuhan berkendara, tapi juga soal kepedulian sesama untuk saling menjaga agar selamat sampai di tujuan.
​(Am)