KANAL

Alarm Kewaspadaan di Tengah Sahur: Motor Pegawai Kecamatan Raib Digondol Maling

×

Alarm Kewaspadaan di Tengah Sahur: Motor Pegawai Kecamatan Raib Digondol Maling

Sebarkan artikel ini

SUMEDANG, KAPOL.ID – Suasana khidmat santap sahur di Desa Cacaban, Kecamatan Conggeang, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Selasa (17/3) dini hari.

Di tengah warga yang bersiap menjalankan ibadah puasa, aksi kriminalitas justru mengintai. Sebuah sepeda motor Honda beat straed (No Pol Z 4535 C) berwarna hitam milik Lilies, seorang pegawai Kantor Kecamatan Conggeang, raib digondol pencuri.

Aksi pencurian ini diperkirakan terjadi pada “jam rawan” sekitar pukul 03.00 WIB, saat sebagian besar warga masih terlelap atau baru saja terbangun untuk memasak sahur. Kehilangan tersebut baru disadari korban sekitar pukul 04.00 WIB ketika mendapati kendaraan yang terparkir di tempat biasanya sudah tidak ada di lokasi.

Babinmas Desa Cacaban, Aipda Pian, mengonfirmasi kebenaran insiden tersebut. Saat dihubungi melalui sambungan telepon, ia menyatakan bahwa laporan telah diterima dan koordinasi antarwilayah segera dilakukan.

“Benar, kejadiannya subuh tadi. Pemilik motor adalah Ibu Lilies, pegawai Kecamatan Conggeang. Saat ini kasusnya sudah ditangani secara intensif oleh pihak Polsek Conggeang,” ujar Aipda Pian kepada media.

*Tren Kriminalitas Menjelang Lebaran: Ekonomi Sulit, Warga Harus Gesit*

Hilangnya motor di Desa Cacaban bukanlah peristiwa tunggal. Belum lama ini, kejadian serupa juga mengguncang Desa Jambu. Rentetan kasus ini memperkuat dugaan adanya peningkatan aktivitas komplotan pencuri motor (curanmor) di wilayah hukum Conggeang menjelang hari raya.

Secara sosiologis, peningkatan angka kriminalitas ini sering kali dipicu oleh dua faktor krusial:

Kondisi ekonomi yang sulit di tingkat bawah sering kali memaksa oknum mengambil jalan pintas kriminal.

Kebutuhan hidup yang membengkak menjelang Idul Fitri menjadi pemicu utama (trigger). Bagi pelaku, sepeda motor adalah “komoditas cepat cair” untuk mendapatkan uang tunai secara instan.

Pihak berwenang ( Polsek Conggeang) mengingatkan bahwa kejahatan terjadi karena adanya perpaduan antara niat dan kesempatan. Di masa rawan seperti saat ini, kewaspadaan mandiri sangat diperlukan.

Tips Aman Menjaga Kendaraan:

Kunci Ganda: Jangan hanya mengandalkan kunci stang; gunakan gembok tambahan pada piringan cakram atau rantai.

Parkir Indoor: Jika memungkinkan, masukkan kendaraan ke dalam ruang tertutup yang terpantau.

Awasi Orang Asing: Pergerakan orang asing di jam-jam rawan (tengah malam hingga subuh) perlu dipantau ketat melalui ronda malam.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Conggeang, untuk lebih berhati-hati. Pastikan kendaraan dalam kondisi terkunci rapat dan berada di tempat yang aman,” pungkas Aipda Pian.*(GUH)***