KAPOL.ID – Sejumlah partai non-parlemen mendukung Aldi Dwi Prastianto menjadi Bupati Majalengka.
Sedikitnya ada 10 Partai Politik (Parpol) yang siap mengantar Aldi menjadi orang nomor satu di ‘Kota Angin’.
Partai Prima, PSI, Partai Gelora, Partai Ummat, Partai Hanura, Perindo, Partai Buruh, Partai NasDem, PKN, dan Partai Garuda adalah sejumlah parpol non-parlemen yang akan mendampingi Aldi di Pilkada 2024.
Latarbelakang Aldi jadi alasan sejumlah partai non-parlemen ini melabuhkan dukungannya untuk pengusaha muda itu.
“Kami siap mengawal Kang Aldi sampai menjadi Bupati Majalengka. Kang Aldi ini kan sosok pengusaha muda yang sukses, saya yakin Majalengka juga akan berkembang lebih baik dibawah kepemimpinannya,” kata Ketua DPK Partai Prima Majalengka Icang Indrawan, Senin (13/5/2024).
Menurut Icang, Aldi bisa membawa angin segar untuk Majalengka. Pasalnya ia menilai, Aldi mempunyai prinsip yang sangat cocok untuk menjadi pemimpin di Majalengka.
“Kang Aldi ini adalah figur pemimpin muda yang menerapkan pendekatan progresif dan inklusif, mengutamakan keadilan sosial dalam semua aspek kepemimpinan. Kang Aldi juga memegang sejumlah prinsip diantaranya ekonomi berbasis kemajuan dan kesejahteraan, keberlanjutan lingkungan, partisipasi masyarakat, inklusif dan kolaboratif, kesejahteraan masyarakat, hingga transparansi dan integritas,” jelas Icang.
“Prinsip-prinsip ini menurut saya bisa membawa perubahan kearah yang lebih baik untuk Majalengka,” sambungnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua DPD Partai Gelora Majalengka Dedi Supriadi. Dedi mengatakan, Aldi merupakan figur yang sangat dibutuhkan untuk Majalengka. Ia yakin, Majalengka akan berkembang lebih baik jika dipimpin oleh pemuda yang mempunyai pemikiran visioner.
“Saya kira Majalengka membutuhkan pemimpin muda yang kreatif, yang inovatif, yang punya narasi kedepan, terutama bagaimana mengembangkan SDM (sumber daya manusia) pemuda itu. Oleh karena itu kehadiran beliau ini sangat ditunggu-tunggu, saya kira trobosan yang disampaikan beliau saya kira cukup menggugah kami, kenapa tidak ini adalah calon alternatif yang saya kira akan menjadi sesuatu yang baru buat Majalengka kedepan,” ujar Dedi.
Di samping itu, Aldi mengaku, dukungan parpol non-parlemen sangat dibutuhkan. Menurutnya, membangun Majalengka membutuhkan partisipasi seluruh elemen termasuk parpol non-parlemen.
“Politik itu dinamis jadi komunikasi dengan parpol non-parlemen juga penting karena membangun Majalengka butuh kolaborasi partai-partai non-parlemen, karena itu juga menjadi bagian tagline saya partisipatif dan kolaboratif,” kata Aldi.
Aldi menyampaikan, dukungan parpol non-parlemen itu bisa menyatukan visi dan gagasan untuk Majalengka kedepan. “Mudah-mudahan, kita semua memiliki satu tujuan yang sama dan satu arah baru, sehingga menghasilkan perubahan yang nyata bagi Majalengka,” ujarnya.
Seperti yang diketahui, Aldi saat ini sudah mendaftar diri sebagai bakal calon Bupati ke PAN, PKB, dan PPP. Dalam meramaikan pesta demokrasi itu, Aldi membawa semangat perubahan.
Semangat perubahan yang dibawanya itu adalah meningkatkan perekonomian Majalengka, dan menuntaskan sejumlah persoalan di masyarakat.***






