KAPOL.ID – Setiap sore di bulan suci Ramadan, Alun-alun Conggeang, Kabupaten Sumedang, tak pernah sepi dari hiruk-pikuk warga. Sejak pukul 15.00 WIB, kawasan ini sudah diserbu pengunjung yang hendak ngabuburit sembari memburu takjil untuk berbuka puasa.
Wajah alun-alun kini menjelma menjadi pusat kuliner dadakan. Berbagai penganan dan minuman segar hasil olahan UMKM Desa Conggeang Wetan serta pedagang dari desa-desa tetangga, tersaji rapi memanjakan mata para pemburu takjil.
Fenomena musiman yang membawa berkah ini rupanya dikelola dengan apik oleh BUMDes Danadyaksa Conggeang Wetan.
Bendahara BUMDes Danadyaksa, Agus Setiawan, menyebutkan bahwa pihaknya sengaja menggandeng Karang Taruna setempat untuk memastikan kegiatan berjalan tertib. Persiapan matang pun dilakukan jauh-jauh hari sebelum hilal Ramadan terlihat.
”Sebelum masuk bulan puasa, kami sudah bergerak melakukan operasi bersih (opsih) di sekitar alun-alun. Pemasangan tenda untuk pedagang, pengaturan instalasi listrik, hingga penataan kantong parkir kami siapkan demi kenyamanan semua pihak,” ujar Agus kepada awak media.
Keamanan dan Kenyamanan Jadi Prioritas
Agar suasana tetap kondusif di tengah membludaknya pengunjung, pengelola membentuk tim khusus yang memiliki tupoksi jelas. Ada petugas yang khusus mengoordinir pedagang, teknisi listrik, juru parkir, hingga tim keamanan.
Bahkan, atraksi lokal seperti Kuda Renggong pun turut mendapat perhatian dalam penataan ini agar tidak mengganggu arus lalu lintas pengunjung.
”Alhamdulillah, sejauh ini kegiatan berjalan tertib dan lancar. Kami bersyukur, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Pendapatan para pedagang pun meningkat drastis seiring dengan jumlah pengunjung yang terus membludak setiap harinya,” pungkas Agus. (Supriadi)





