KANAL

Angka Kemiskinan Diprediksi Naik Terdampak Covid-19, Begini Kata Menteri Jokowi

×

Angka Kemiskinan Diprediksi Naik Terdampak Covid-19, Begini Kata Menteri Jokowi

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID –
Sejumlah kalangan memprediksi angka kemiskinan nasional naik imbas terdampak Covid-19 selama beberapa bulan ini.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Sosial Republik Indonesia (RI), Juliari P. Batubara mengatakan angka pastinya masih digodok oleh Bappenas.

“Lagi dibahas di Bappenas, itu urusan Bappenas,” ujarnya saat membagikan bantuan sosial tunai (BST) di Kantor Pos Indihiang Kota Tasikmalaya, Jumat (19/6/2020).

Menteri PPN/Bappenas RI, Suharso Monoarfa mengatakan, masih menggodok data tersebut. Serta mempertahankan angka kemiskinan nasional di satu digit sampai akhir tahun ini.

“Tentu kita berusaha tetap satu digit, tidak kembali di atas 9 persen. Mudah-mudahan tercapai akhir tahun ini,” ujarnya.

Salah upaya menahan agar angka kemiskinan tidak bertambah yakni, jaring pengaman sosial untuk menyangga daya beli masyarakat.

“Setidaknya daya beli terjaga membuat masyarakat tidak masuk dalam kelompok pra sejahtera,” ujar Suharso.

Pemerintahan Presiden RI Jokowi sendiri menambah jadwal pemberian bantuan sosial hingga bulan Desember.

Meskipun nilainya berubah di tahap pertama senilai Rp 600 ribu hingga Juni, di tahap kedua periode Juli-Desember tahun 2020 Rp 300 ribu.

“Soal data penerima itu kewenangan pemerintah daerah, pemerintah memperpanjang BST sampai Desember senilai Rp 300 ribu,” kata Juliari.

Sebelumnya Suharso bersama kepala daerah di Priangan Timur berbincang terkait perekonomian di Balai Kota Tasikmalaya di hari yang sama.

Informasi yang dihimpun KAPOL.ID, pembicaraan tertutup tersebut membahas langkah penyelamatan ekonomi imbas covid-19 terhadap masyarakat. ***