KAPOL.ID –
Masa pra larangan mudik sejak 22 April 2021 lalu yang diumumkan pemerintah, armada bus Tasikmalaya masih tetap beroperasi.
Pantauan KAPOL.ID di Terminal Indihiang Kota Tasikmalaya, tak banyak aktivitas berarti.
Meskipun bus keluar dan masuk ke Tasikmalaya, pemandangan jok kosong kerap kali terlihat.
“Sudah seminggu ini semenjak ada informasi larangan mudik, penumpang tidak banyak.”
“Separuhnya jok terisi juga bagus, tadi juga terlihat tidak sampai saat masuk terminal ke Tujuan Jakarta saja,” ujar Pengurus PO Primajasa di Terminal Indihiang, Ujang, Rabu (28/04/2021).
Ia mengatakan, fenomena penumpang saat pertengahan bulan ramadan saat normal tidak separah saat ini.
“Justru saat lilikuran (21 hari) puasa penumpang meningkat signifikan. Tapi mulai tanggal 6 Mei kan larangan mudik,” katanya.
Sementara supir perusahaan bus asal Tasikmalaya lebih memilih memarkirkan di terminal. Apalagi dengan keterisian jok kurang dari 50 persen tidak akan menutup biaya operasional.
“Jangankan bawa uang ke rumah, untuk nutup solar saja masih tekor.”
“Mudah-mudahan ada perbaikan penumpang yang naik, apalagi masa-masa lebaran kan pendapatan bagus,” ucapnya.
Sebagaimana diketahui Pemerintah Pusat menerbitkan perpanjangan larangan mudik menjadi 22 April-24 Mei 2021.
Semula larangan mudik ditetapkan 6-17 Mei 2021. ***






