BIROKRASI

Begini Kata Viman Soal RSUD Dewi Sartika Dimodali Hitungan Bulan

×

Begini Kata Viman Soal RSUD Dewi Sartika Dimodali Hitungan Bulan

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan.*

KAPOL.ID –
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan menjelaskan terkait modal kerja RSUD Dewi Sartika hitungan bulan. Salah satu alasannya menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada.

“Kita dinamis dengan PAD yang masuk, juga APBD uang yang masuk kan berjalan. Kenapa baru tiga bulan, karena kami tidak ingin manis-manis dengan kemampuan keuangan yang ada,” katanya di Balai Kota Tasikmalaya, Senin (6/4/2026).

Ia juga memaparkan, saat ini RSUD sudah bisa melayani BPJS sehingga ada modal yang masuk, dengan status sudah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Alhamdulillah BPJS hadir di sana. Intinya berkembangkan dari pemasukan PAD, ataupun dari sumberlain APBD untuk modal,” katanya.

RSUD Dewi Sartika sendiri masih berstatus belum berstatus BLUD. Seperti dikonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr Asep Hendra.

“Belum (BLUD),” kata Asep membalas pesan whatsapp dari KAPOL.ID.

Sebelumnya diberitakan, RSUD Dewi Sartika Kota Tasikmalaya mulai bisa melayani pasien BPJS per bulan April ini. Namun dibalik kabar gembira tersebut, modal operasional dari pemerintah hanya cukup untuk tiga bulan kedepan.

“Ironis ketika sebuah rumah sakit umum daerah dipaksa “lahir” tanpa dibekali modal operasional yang memadai oleh Dinas Kesehatan.”

“Informasi yang saya terima, modal operasional hanya cukup tiga bulan kedepan,” kata Myftah Farid, Ketua Generasi Muda Nahdlatul Ulama Kota Tasikmalaya, Sabtu (4/4/2026).

Ia mengaku miris dengan kondisi tersebut. Kepala Dinas Kesehatan tampaknya jauh lebih bergairah menggelontorkan anggaran miliaran rupiah. Hanya untuk urusan “mengecat” gedung Puskesmas di seluruh Kota Tasikmalaya.***