BIROKRASI

Begini, Realisasi Program Teras Hijau di Cimalaka

×

Begini, Realisasi Program Teras Hijau di Cimalaka

Sebarkan artikel ini
Istimewa*

KAPOL.ID – Sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat, Pemda Kab. Sumedang meluncurkan program Teras Hijau.

Camat Cimalaka, Drs. Taufik Hidayat Slamet, M.Si mengatakan, itu merupakan upaya perubahan atau penyempurnaan dari pemanfaatan pekarangan rumah.

“Manfaat Teras Hijau diantaranya, menciptakan keindahan pekarangan, menciptakan kesehatan agar udara segar, mmeningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” kata camat pada acara Rapat Rutin (Minggon), Selasa 29 November 2022 di Aula Minggon Kecamatan Cimalaka.

Dikatakan, selain itu teras hijau pun bisa mendongkrak penekanan angka stunting.

Karena, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat yang berujung masyarakat merasakan memiliki dampak positif dari program tersebut.

“Dengan adanya program tersebut diberharapkan agar para kades dan instansi pemerintahan lainnya yang ada di wilayah Cimalaka agar ikut berperan aktif dalam pelaksanaan program Teras Hijau tersebut,” ujarnya.

Selain penyampaian program Teras Hijau Camat Cimalaka menyampaikan terkait adanya bencana gempa yang menimpa Kabupaten Cianjur.

Ia mengajak kepada para peserta yang hadir untuk ikut berbagi.

Camat Cimalaka, mencoba membentuk relawan kecil yaitu PeCi (Peduli Cimalaka).

“Mudah -mudahan dengan adanya penerimaan donasi tersebut setidaknya akan meringankan beban yang terkena musibah,” ujar dia.

Dalam kesempatan tersebut Kapolsek Cimalaka Kompol. Nanang Supriyanto ikut menyampaikan pesan perihal Situasi Kamtibmas yang ada di Cimalaka yang disebutkan cukup kondusif.

Namun, untuk antisipasinya, Kapolsek menyarankan agar semua tidak terlena dan berharap agar tahun depan desa-desa memiliki CCTV.

Hal tersebut, guna mengantisipasi maraknya kejadian pencurian kendaraan bermotor.

“Kegiatan Sisikamling pun agar betul-betul dilaksanakan secara terus menerus,” pungkasnya.

Terpantu hadir, UPTD Pertanian, Ketua Kelompok Tani Cimalaka, Kepala desa, perangkat desa dan perwakilan guru. (Budi Yanto)***