KABAR POLISI

Bentuk Tanggung Jawab Negara, Polda Jabar Berikan Kepastian Identitas Bagi Keluarga Korban Longsor

×

Bentuk Tanggung Jawab Negara, Polda Jabar Berikan Kepastian Identitas Bagi Keluarga Korban Longsor

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Isak tangis dan suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan batu nisan bagi jenazah korban bencana alam tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (5/3/2026).

​Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus kepedulian nyata terhadap para korban yang telah berhasil teridentifikasi melalui proses pemeriksaan forensik yang panjang dan teliti.

​Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa penyerahan batu nisan ini merupakan bagian dari rangkaian penanganan pascabencana.

Hal ini bertujuan untuk memastikan setiap makam korban memiliki penanda yang layak sesuai dengan identitas resmi hasil pemeriksaan medis.

​Identitas Korban Terungkap Melalui Uji DNA
Berdasarkan hasil rekonsiliasi dan pemeriksaan mendalam oleh Tim DVI (Data Victim Identification), dua jenazah yang sebelumnya berada di kantong jenazah nomor PM/062/022/DVI-CSR/063-BP dan PM/062/022/DVI-CSR/064-BP telah teridentifikasi secara akurat melalui uji DNA.

​Keduanya dicocokkan dengan data ante mortem nomor 073 dan dinyatakan sebagai Tiara Anisa (18). Almarhumah merupakan warga Kampung Babakan RT 005/011, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB.

​Selain itu, satu kantong jenazah lainnya dengan nomor PM/062/022/DVI-CSR/080-BP juga berhasil teridentifikasi. Berdasarkan kecocokan DNA dengan data ante mortem nomor 022, jenazah tersebut adalah Icah (46), yang beralamat sama di Kampung Babakan, Desa Pasirlangu.

Kombes Pol. Hendra Rochmawan menegaskan bahwa seluruh proses identifikasi dilakukan secara profesional dan ilmiah. Penggunaan metode pencocokan DNA menjadi kunci utama untuk menjamin keakuratan data sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

​“Ini adalah bentuk tanggung jawab negara dalam memberikan kepastian kepada keluarga korban. Kehadiran keluarga dalam prosesi ini memang mengundang haru, namun kami berharap ini menjadi momen penguatan bagi mereka yang ditinggalkan,” ujar Kabid Humas.

​Pihak kepolisian berharap dengan diserahkannya batu nisan ini, keluarga korban dapat memperoleh ketenangan batin dan kepastian hukum atas identitas anggota keluarganya

​Di akhir keterangannya, Kombes Pol. Hendra kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat wilayah Cisarua termasuk zona rawan bencana longsor, terutama di tengah cuaca yang ekstrem. ***