KAPOL.ID — Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sumedang menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Alun-alun Sumedang, Rabu (18/2/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir bersama jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sumedang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumedang, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang.
Aksi bersih-bersih dilakukan karena kondisi alun-alun yang mulai terlihat kotor, terutama akibat sisa minyak goreng dari aktivitas pedagang kaki lima (PKL). Padahal, kawasan tersebut menjadi salah satu pusat keramaian warga untuk ngabuburit selama Ramadan.
Bupati Dony mengatakan, kebersihan fasilitas publik tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan perlu didukung kesadaran seluruh masyarakat, termasuk para pedagang.
“Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri tanpa adanya kesadaran dari warga. PKL yang berjualan harus ikut menjaga kebersihan fasilitas publik. Kita jaga bersama sehingga semua nyaman,” ujar Dony di sela kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan pentingnya penataan PKL agar tetap tertib serta tidak mengganggu fungsi ruang publik. Ia pun meminta Satpol PP untuk menjalankan pengawasan secara konsisten.
“Saya tugaskan Satpol PP menjaga keamanan, ketertiban, dan keindahan alun-alun. PKL harus ditata dengan baik, tidak boleh menghalangi trotoar dan akses jalan. Jangan sampai minyaknya berserakan ke jalan,” tegasnya.
Bupati berharap, melalui kegiatan tersebut, diharapkan kawasan Alun-alun Sumedang dapat menjadi ruang publik yang bersih, nyaman, dan aman bagi masyarakat yang akan memanfaatkan momen Ramadan untuk beraktivitas dan berkumpul bersama keluarga. ***











