KAPOL.ID – Isu Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa, sebagai bakal calon Ketua Asprov PSSI Jawa Barat semakin santer terdengar, namanya muncul setelah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi secara terbuka memberi mandat kepada Buky untuk terlibat lebih jauh dalam pembenahan sepak bola Jabar.
Ketika pertanyaan itu dilontarkan, Buky tidak buru-buru menjawab. Ekspresinya tenang, seolah sedang menimbang banyak hal yang selama ini ia lihat langsung di lapangan.
“Saya banyak berdiskusi dengan teman-teman pengampu sepak bola. Masih banyak hal yang perlu dibenahi, terutama menyangkut hubungan antara komunal, komunitas, pemerintah, dan sponsorship,” terang Buky. di Stadion sepak bola, Arcamanik, Bandung, Senin (1/12)
Jawaban itu tidak menggebu, tetapi justru menunjukkan bahwa ia sedang melihat persoalan dari akar terdalam: hubungan antar-tingkatan penggerak sepak bola yang selama ini kerap berjalan sendiri-sendiri.
Buky menegaskan bahwa masa depan sepak bola Jawa Barat bukan hanya soal liga yang jalan atau event yang meriah. Lebih dari itu, perlu ada harmonisasi antara komunitas, pemerintah daerah, klub, akademi, hingga sponsor yang selama ini sering kali tidak duduk di meja yang sama.
“Kalau ekosistemnya kuat, kompetisi mengikuti. Bukan sebaliknya,” ujarnya.
Di sinilah, kata Buky, dibutuhkan pemimpin yang bukan hanya hadir saat final atau seremonial, tetapi yang berani turun menata struktur yang selama ini terfragmentasi.
“Kang Buky siap memajukan sepak bola Jabar?” Jawabannya Singkat, Tapi Tegas
Ketika ditanya apakah dirinya siap untuk ikut mendorong kemajuan sepak bola Jawa Barat bahkan jika itu berarti memikul tanggung jawab lebih besar Buky menjawab tanpa jeda.
“Siap, harus,” ujarnya. ***












