KAPOL.ID – Wajah baru kepengurusan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Danadyaksa, Desa Conggeang Wetan, Kecamatan Conggeang, mulai menunjukkan geliat positif.
Pasca penyegaran pengurus, kekompakan internal mulai terbangun kuat sebagai fondasi untuk menertibkan sekaligus meningkatkan berbagai unit usaha yang tengah berjalan.
Direktur Bumdes Danadyaksa Conggeang Wetan, H. Asep Amar mengungkapkan, meski dirinya baru resmi mengemban amanah sejak 9 Januari 2026, upaya menyamakan visi antar pengurus menjadi prioritas utama.
”Walaupun saya baru di sini, saya terus berusaha menjalin kekompakan dengan seluruh jajaran pengurus. Prinsip saya, meski menjabat Direktur, masukan dari rekan-rekan sangat penting. Kita selalu mengutamakan musyawarah dalam setiap langkah,” ujar H. Asep Amar kepada media, belum lama ini.
Buah dari musyawarah tersebut, kata Asep, kini Bumdes Danadyaksa mulai melahirkan terobosan unit usaha baru berbasis layanan digital dan kebutuhan pokok.
”Alhamdulillah, hasil diskusi dengan pengurus muncul unit usaha baru seperti BRILink, BJBLink, hingga layanan pembayaran digital mulai dari listrik sampai pajak kendaraan. Kami juga merambah ke penjualan gas elpiji dan isi ulang galon,” tuturnya.
Ia berharap, optimalisasi unit usaha ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Desa (PADes) serta mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat Conggeang Wetan.
Di lokasi yang sama, Pengelola Unit Perdagangan Bumdes Danadyaksa, Kusnadi menambahkan, pihaknya juga tengah menata para pedagang di kawasan Alun-alun Conggeang. Berdasarkan pendataan, para pedagang tersebut berasal dari beberapa desa sekitar.
”Untuk sewa lapak, dikenakan tarif Rp210 ribu per bulan. Dana yang terkumpul itu kami alokasikan kembali untuk biaya kebersihan (opsih) lingkungan alun-alun, pembayaran listrik, hingga dana sosial bagi warga yang meninggal dunia,” pungkas Kusnadi. (Supriadi)












