KANAL

Bupati Garut Rencanakan Waktu Pelantikan Sekda

×

Bupati Garut Rencanakan Waktu Pelantikan Sekda

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Bupati Garut, Rudy Gunawan menerancanakan pelantikan Sekda (Sekretaris Daerah) Kabupaten Garut akan dilaksanakan pada tanggal 1 Februari 2021.

Sekarang katanya, tahap pemilihan Sekda telah memasuki tahap akhir dan tercatat ada tiga nama kandidat yang bersaing dalam perebutan posisi Sekda.

Tiga nama tersebut kata Rudy, berdasarkan urutan alphabet masing-masing Didit Fajar Putradi (Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat), Nurdin Yana (Asisten Pemerintahan Umum dan Kesra Setda Kabupaten Garut) dan Usep Basuki Eko (Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga).
Setelah salah satu nama dari tiga besar dipilih lanjut Rudy, maka nama tersebut akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat dan hasil Sekda terpilih akan diumumkan pada Selasa (26/1).

Rudy pun menjelaskan, proses seleksi Sekda Kabupaten Garut telah sesuai dengan ketentuan, dimana salah satu isinya mempersilahkan bupati untuk mimilih satu dari tiga nama yang tercantum dalam rekomendasi dari Pansel (Panitia Seleksi).

“Setelah kami mempertimbangkan segala kelebihan, kekurangan dan lain sebagainya, karena pada hari ini juga dari KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) secara terkonfirmasi sudah turun dan pada intinya proses seleksi Sekda telah sesuai ketentuan dan mempersilahkan bupati untuk memilih salah satu dari tiga nama yang direkomendasikan, maka salah satu nama yang terpilih kami ajukan kepada Bpk. Gubernur,” tutur Rudy dalam Apel Gabungan di Lapang Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kabupaten Garut, Senin (25/1/2021), bersamaan dengan pengambilan sumpah dan pelantikan 31 pejabat struktural setingkat jabatan pengawas.

Pelantikan Sekda sendiri lanjut Rudy, rencananya akan dilaksanakan di Lapangan Sekda, atau bila cuaca tidak memungkinkan akan dialihkan di Gedung Pendopo.

“Pelantikan Sekda baru akan dilaksanakan secara terbuka disini saja paling juga dihadiri oleh para camat dari 42 Kecamatan. Atau kalau hujan opsi keduanya di Gedung Pendopo, tapi dengan undangan terbatas,” imbuhnya. ***