BIROKRASI

Camat Buahdua, Kiki Hakiki: Membasuh Jiwa, Merajut Silaturahmi di Hari yang Fitri

×

Camat Buahdua, Kiki Hakiki: Membasuh Jiwa, Merajut Silaturahmi di Hari yang Fitri

Sebarkan artikel ini

SUMEDANG, KAPOL.ID – Gema takbir yang berkumandang di ufuk timur Kabupaten Sumedang membawa pesan kedamaian bagi masyarakat Kecamatan Buahdua.

Di balik khidmatnya perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, sosok Camat Buahdua, H. Kiki Hakiki, S.Ag., M.M., memaknai momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah perjalanan kepulangan menuju hati yang jernih.

Setelah satu bulan penuh menempuh “Madrasah Ramadhan” sebuah fase untuk membasuh jiwa dan mengasah empati—H. Kiki Hakiki mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk merayakan kemenangan dengan semangat kebersamaan yang baru.

Bagi pria yang akrab disapa Pak Camat ini, jabatan adalah amanah, namun persaudaraan adalah yang utama. Dalam pesan Idul Fitrinya, ia menekankan pentingnya menjadikan Idul Fitri sebagai titik balik untuk memperteguh kepedulian terhadap sesama.

“Mari kita jadikan momentum fitri ini untuk mempererat tali silaturahmi, memupuk keikhlasan, serta memperteguh kepedulian kita terhadap sesama di wilayah Buahdua yang kita cintai ini,” ungkapnya dengan nada penuh ketulusan.

Di tengah kesibukannya memimpin wilayah, H. Kiki Hakiki tidak melupakan sisi kemanusiaan yang mendalam. Didampingi keluarga tercinta, ia menghaturkan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh warga Kabupaten Sumedang, khususnya masyarakat Buahdua.

Ia menyadari bahwa dalam menjalankan roda pemerintahan, tak luput dari lisan yang mungkin tak terjaga atau tindakan yang mungkin tak berkenan di hati warga.

“Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Dengan segala kerendahan hati, saya beserta keluarga memohon keikhlasan Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian untuk memaafkan segala khilaf lahir maupun batin,” tuturnya.

Doa dan harapan besar pun disematkan. Beliau berharap agar keberkahan Ramadhan mampu bertransformasi menjadi energi positif bagi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.

Ia bercita-cita agar setiap pribadi pasca-Ramadhan tumbuh menjadi sosok yang lebih bijaksana dan lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Menutup pesannya, H. Kiki Hakiki melangitkan doa agar seluruh masyarakat diberikan umur yang panjang dan barokah sehingga dapat kembali dipertemukan dengan bulan suci Ramadhan di tahun-tahun mendatang dalam keadaan yang lebih baik.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Membasuh Diri dengan Maaf, Membangun Buahdua dengan Hati. (Teguh)***