KAPOL.ID –
Peringatan hari lingkungan hidup sedunia di Kota Tasikmalaya dibarengi dengan deklarasi bersama menuju Adipura, Senin (6/6/2022).
Deklarasi ditandai dengan penandatanganan Wali Kota Tasikmalaya H. Muhammad Yusuf, forum konsultasi pimpinan daerah dan berbagai elemen masyarakat di sebuah papan.
“Saya tetap optimis kita bisa meraih Adipura. Kembali ke kepala DLH (Dinas Lingkungan Hidup). Mampu tidak mengelola sampah dengan baik.”
“Kalau mampu, otomatis Adipura juga bisa kita raih,” jelas Yusuf seusai penanaman pohon di Kawasan Dadaha.
Ia mengatakan, persoalan sampah juga menjadi perhatian selama masyarakat ikut serta dalam pengelolaan. Baik itu pengolahan, maupun membuang sampah pada tempatnya.
“Penyelesaian masalah sampah sebetulnya tak rumit kalau masyarakatnya tertib dalam mengatur dan mengelola sampah,” ujar Yusuf.
Kepala DLH Kota Tasikmalaya, Deni Diyana mengatakan target tahun depan mendapat penghargaan adipura sangat memungkinkan.
“Deklarasi tadi supaya kami bisa bekerja lebih keras menyiapkan segala sesuatunya bersama-sama.”
“Mulai dari tata kelola manajemen sampah dari hulu ke hilir akan kita sempurnakan,” ucapnya.
Deni menyebut ada beberapa indikator yang perlu perbaikan, diantaranya pola pengurangan timbunan sampah yang harus dikejar hingga 30 persen.
“Kita baru 12 persen. Makanya kerjasama dengan bank sampah akan dimaksimalkan. Tata kelola di TPA juga sama, perlu ada komposting dan pembenahan lokasi lebih baik lagi.”
“Insya Allah kita bisa, jika menjadi komitmen bersama meraih penghargaan tersebut,” katanya.***












