KAPOL.ID –
Pemerintah Kota Tasikmalaya bakal gunakan genose C19–alat pendeteksi Covid-19 secara cepat.
Plt. Wali Kota Tasikmalaya, M. Yusuf mengatakan, alat tersebut akan digunakan di beberapa puskesmas.
“Tracing bisa lebih cepat dan murah, hasil sampel nafas dari alat genose bisa keluar dalam dua menit,” katanya di Balai Kota Tasikmalaya, Senin (15/03/2021).
Ia bersyukur mendapat prioritas dari anak perusahaan BUMN, Indofarma Global Medika.
Bahkan di wilayah pemerintah Jawa Barat merupakan pionir untuk penggunaan alat yang dikembangkan Universitas Gajah Mada (UGM) tersebut.
“PT. KAI sudah menggunakan genose C19 dan sekali tes harganya hanya Rp 20 ribu. Lebih murah dari pengetesan covid-19 lain.”
“Tidak menutup kemungkinan tes dengan genose ini bakal ditanggulangi pemerintah, tinggal menghitung kemampuan anggaran,” katanya.
Direktur Utama PT. Indofarma Global Medika, Gigik Sugiyo Raharjo mengatakan akurasi pengetesan genose C19 mencapai 97 persen.
Kota Tasikmalaya merupakan wilayah pertama di Jabar yang akan menggunakan alat tersebut.
“Rencananya akan digunakan di beberapa puskesmas, dan akurasinya hasil seperti kita ketahui 97 persen,” ucapnya.
Pihaknya juga mengenalkan TeleCTG terkait alat deteksi stunting. Sebab tren saat pandemi diprediksi meningkat. ***












