KANAL

Dishub Jabar Tuntaskan Pemasangan 14 Ribu APJ Ornamen

×

Dishub Jabar Tuntaskan Pemasangan 14 Ribu APJ Ornamen

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat menuntaskan pemasangan Alat Penerangan Jalan (APJ) ornamen di belasan ribu titik sepanjang tahun 2025.

Langkah ini diambil untuk mendongkrak keselamatan pengguna jalan di wilayah kewenangan Provinsi Jawa Barat.

​Kadishub Jabar, Dhani Gumelar mengungkapkan, tercatat kurang lebih 14.000 titik APJ ornamen telah terpasang dan tersebar di seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

​”Pemasangan ini difokuskan pada jalan-jalan kewenangan provinsi untuk memastikan kenyamanan masyarakat saat berkendara di malam hari,” ujar Dhani, Selasa (20/1/2026)

Dhani menjelaskan, sebagian besar APJ kini telah dibekali teknologi Light Control Unit (LCU). Teknologi ini memungkinkan petugas memantau kondisi lampu secara real-time tanpa harus terjun langsung ke lapangan.

​“LCU ini unit kontrol pintar. Fungsinya buat mengelola lampu jalan dari jarak jauh, mulai dari menyalakan, mematikan, hingga mengatur tingkat redup cahaya (dimming). Jadi pemantauan energinya jauh lebih efisien dan efektif,” katanya.

Tak hanya urusan teknologi, Dishub Jabar juga memperkuat sisi pelayanan lapangan dengan membentuk Tim Unit Reaksi Cepat (URC). Tim ini dipersiapkan untuk merespons setiap keluhan masyarakat terkait gangguan penerangan jalan secara kilat.

​Kehadiran tim URC bertujuan untuk meminimalisir waktu penanganan jika terjadi kerusakan atau situasi darurat di jalur-jalur rawan.

​“Keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan adalah prioritas. Kami ingin memastikan setiap sudut jalan provinsi terang benderang dan berfungsi dengan baik,” tambah Dhani.

Bagi warga yang menemukan APJ yang padam atau rusak, Dishub Jabar membuka ruang laporan seluas-luasnya. Masyarakat bisa menghubungi nomor Hotline di 0823-2229-5959 atau melalui kanal media sosial resmi Instagram Dishub Jabar.

​”Komitmen ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Jabar dalam membenahi infrastruktur transportasi dan menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat minimnya penerangan jalan.” pungkasnya