KAPOL.ID-
Pemkot Banjar akan segera mengambil langkah antisipasi terkait minimnya dana pembinaan atlet.
Hal itu menanggapi usulan KONI Kota Banjar.
Sebelumnya, KONI Kota Banjar meminta untuk tambahan dana tersebut dari sumber lain yakni melalui dana CSR dari perusahaan dan metode bapak asuh masing-masing cabang olah raga.
Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Banjar, Dedi Suardi mengaku siap untuk memfasilitasi hal tersebut.
Kedua cara tersebut lanjut dia, perlu diketahui kepala daerah.
“Dalam waktu dekat ini kami akan berkoordinasi dengan Wali Kota tentang itu,” katanya, Kamis (18/02/2021).
Dikatakan Pemkot Banjar melalui Dinas Pemuda dan Olah Raga tidak bisa melakukan penambahan dana pembinaan tersebut.
Pasalnya, dana tersebut sudah masuk dalam nomenklatur anggaran dalam APBD Tahun Anggatan 2021.
“Kami sangat berharap langkah yang diambil dapat menanggulangi hal itu. Tentunya upaya tersebut untuk kemajuan olah raga di Banjar,” katanya.
Ditemui terpisah, Sekertaris KONI Kota Banjar, Ir. Soedrajat mengatakan pihaknya sudah menyampaikan sejumlah masukan kepada Pemkot Banjar untuk menanggulangi kurangnya anggaran pembinaan.
“Prinsipnya kami tetap berupaya maksimal. Baik untuk dana pembinaan atlet maupun pelaksanaan Proprov mendatang,” katanya.***












