KAPOL.ID – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyelenggarakan istighasah sekaligus munggahan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 di Pondok Pesantren Darul Ma’arif Rahayu, Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (15/2/2026).
Diikuti ribuan kader Ansor, istighasah kali secara khusus juga untuk mendoakan Menteri Agama Periode 2020-2024 Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) yang merupakan kader Ansor sekaligus Ketua Dewan Penasihat PP GP Ansor.
Seperti diketahui, Gus Yaqut yang merupakan Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor periode 2016–2024 saat ini ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus kouta haji. Namun demikian, proses penetapannya masih menjadi polemik.
Ketua GP Ansor Provinsi Jawa Barat Subhan Fahmi mengatakan, doa bersama dipanjatkan agar berbagai tuduhan yang dialamatkan kepada Gus Yaqut dapat terselesaikan dengan baik.
Dia berharap agar agenda prapradilan yang sedang diajukan oleh pihak Gus Yaqut berjalan lancar sehingga Gus Yaqut dibebaskan dari berbagai tuduhan.
“Saya ingin mengajak seluruh kader untuk senantiasa terus menerus mendoakan sesama kader. Gus Yaqut adalah kader sekaligus ketua Dewan Penasihat PP GP Ansor, yang juga sebelumnya adalah Ketua Umum PP Ansor 2016-2024. Kita membaca 4.000 kali Yasin untuk mendoakan keselamatan Gus Yaqut. Kita berdoa agar agenda prapradilan yang sedang diajukan oleh pihak Gus Yaqut berjalan lancar dan Gus Yaqut dibebaskan dari berbagai tuduhan dan status tersangka beliau dihilangkan,” katanya.
Adapun kegiatan Istighosah ini, kata dia, berdekatan dengan akan datangnya Bulan Suci Ramadan.
“Tentunya sebagaimana kita warga NU, kita istilahnya munggahan. Sebagai ungkapan syukur dan suka cita kita akan datangnya bulan Ramadhan. Saya sebagai ketua PW tentunya ingin mengucapkan Marhaban Ramadan bagi seluruh kaum muslimin se-Indonesia,” ujarnya.
Istighasah ini, kata dia, juga merupakan prakarsa dari Pimpinan Ponpes Darul Ma’arif KH Sofyan Yahya yang senantiasa memberikan nasihat kepada Ansor Jawa Barat.
“Atas nama PW Ansor Jabar, saya ingin mengucapkan hatur nuhun kepada KH. Sofyan Yahya,” katanya.
Dalam ceramahnya, KH Sofyan Yahya mengajak berdoa terkhusus untuk anggota Ansor agar melakukan hal baik dan tidak mengedepankan emosional dan temperamental saat ada masalah, melainkan bermunajat kepada Allah SWT.
Dalam kesempatan itu, ia juga juga meyakini bahwa Gus Yaqut bersih dari apa yang dituduhkan terkait kasus kuota haji.
“Uang haji semuanya uang jemaah, bukan uang pemerintah. Mau dikorupsi seperti apa? Kuota haji dikorupsi, dikorupsi bagaimana? Sepengetahuan saya itu adalah kebijakan menteri, dan kebijakan menteri tidak bisa dikriminalisasi. Makanya, saya bersumpah demi Allah, menurut saya tidak ada mantan menteri agama (Gus Yaqut, red) korupsi kuota haji. Saya juga berharap sahabat-sahabat Ansor dalam menghadapi masalah jangan temperamen, jangan emosional. Lebih baik kita bemunajat kepada Allah SWT, sebab di hadapan Allah tidak ada yang mustahil,” tegas Kiai Sofyan Yahya. ***








