KAPOL.ID –
Infak pangan melalui Pasar Cikurubuk Online yang digagas oleh Kantor Perwakilan (Kpw) Bank Indonesia Tasikmalaya bakal dikolaborasikan untuk membantu warga yang menjalani isolasi mandiri.
Saat ini rencana tersebut tengah digodok bersama Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Priangan Timur.
“Insya Allah segera digulirkan bantuan berupa sembako. Untuk mendorong bergulirnya ekonomi juga saat pandemi,” ucap Kepala KPw Bank Indonesia Tasikmalaya, Darjana, Senin (19/7/2021).
Ia mengatakan, tak hanya bantuan sembako saja, beberapa program Road to Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa juga akan mendorong percepatan pemulihan nasional.
Para UMKM juga difasilitasi pemasaran dalam festival yang berlangsung 21-23 Juli 2021 ini secara daring.
“Ini melibatkan tiga kantor perwakilan Bank Indonesia di Jawa Barat. Mulai Jabar, Cirebon dan Tasikmalaya,” jelasnya.
Lalu bantuan terhadap kemandirian ekonomi 12 pesantren dalam pengelolaan air minum dan green house.
“Ada empat pesantren yang kita bantu untuk kebutuhan air minum. Selain untuk kebutuhan santri, juga mulai dirintis pengembangan usahanya,” ucap Darjana.
“Selain meminimalisasi biaya operasional bagi pesantren, pengembangan usahanya mulai digarap di beberapa pesantren,” tambah Wildan.
Kepala Unit Pelaksana dan Pengembangan UMKM keuangan inklusif dan syariah KPw BI Tasikmalaya, Yusi Yuliana mengatakan, Fesyar pada tanggal 22 Juli 2021 oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya salah satunya Ruang Riung Ekonomi Syariah
“Ada diskusi secara daring dengan tema Pengembangan Usaha Berbasis Halal Value Chain dengan narasumber Irna Mutiara, Dini Aminarti dan Chef Haryo Pramoe,” katanya.***












