KAPOL.ID – Pemerintah Kabupaten Sumedang kembali memperkuat pondasi spiritual para aparatur sipil negara (ASN) melalui agenda Pengajian Rutin yang digelar di Gedung Negara, Jumat (8/12/2026) malam.
Kegiatan yang khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, Wakil Bupati M. Fajar Aldila, Pj Sekda Hj. Tuti Ruswati, hingga para kepala SKPD di lingkungan Pemkab Sumedang.
Bukan sekadar kumpul biasa, pengajian rutin ini menjadi “cas” spiritual sekaligus momentum penguatan etos kerja berbasis nilai-nilai keimanan bagi para pelayan masyarakat.
Dalam sela-sela acara, Pemkab Sumedang memberikan penghargaan khusus bagi ASN yang istiqomah menjalankan program Sumedang Berkhidmat melalui aplikasi e-Office, terutama dalam aktivitas membaca Al-Qur’an di lingkungan kerja.
Apresiasi tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati didampingi Wakil Bupati dan Sekda kepada perwakilan enam instansi, yakni BKPSDM, Baperida, Inspektorat, BKAD, Bapenda, serta Dinas Arsip dan Perpustakaan.
”Ini adalah bentuk ikhtiar kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sejalan dengan visi Sumedang SIMPATI, kita ingin aparatur yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga beriman dan berakhlak dalam melayani,” ujar Bupati Dony Ahmad Munir.
Bupati Dony mengungkapkan rasa syukur atas konsistensi para ASN yang tetap semangat mengikuti pengajian setiap malam Jumat. Baginya, pengajian adalah instrumen penting untuk menjaga integritas birokrasi.
”Ngaji ini sarana untuk menata hati dan meluruskan niat. Kalau hatinya sudah tertata, insyaallah semangat pengabdian dan kualitas pelayanan kepada masyarakat akan meningkat dengan sendirinya,” tuturnya.
Tak hanya itu, ia juga mengajak momentum keagamaan ini dijadikan bahan refleksi untuk memperbaiki kualitas ibadah, terutama shalat. Menurut Dony, shalat yang berkualitas akan melahirkan pribadi ASN yang jujur dan bertanggung jawab.
”Mari kita niatkan agar shalat kita semakin khusyuk. Jangan cuma menggugurkan kewajiban, karena shalat yang benar akan memberi pengaruh nyata pada etos kerja kita sehari-hari,” tegas Dony.
Acara kemudian ditutup dengan tausiyah mendalam dari Ustaz Fakih yang membedah pentingnya spiritualitas sebagai fondasi birokrasi yang profesional dan bersih






