HIBURAN

Golden Memories Community, Lomba Bernyanyi Sejumlah Guru di Garut

×

Golden Memories Community, Lomba Bernyanyi Sejumlah Guru di Garut

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Selain punya keahlian dalam mendidik murid-muridnya ternyata, para guru di Kabupaten Garut pun rata-rata memiliki bakat dalam bidang tarik suara.

Itu, terbukti saat Golden Memories Community (Gomes Garut-G2) menggelar acara lomba Lagu Religi Antar Guru se-Kabupaten Garut yang berlangsung selama dua hari pada Sabtu dan Minggu (26-27/3/2022) di Gedung SMKN 2 Garut.

Selama berlangsung acara tersebut, penampilan para guru tak ubahnya seperti penyanyi profesional yang biasa pentas dalam berbagai pangung hiburan, bahkan tidak hanya guru-guru yang bertugas di kawasan perkotaan, para guru yang bertugas diwilayah Garut Selatan pun sama, memiliki kemampuan dalam berolah vocal.

Kenyataan itu pun diakui para dewan yuri yang diketuai Ieuce Margareta dari Jakarta, Rafly Juri Fashion dari Bekasi, Wulan dari Tasikmalaya serta Ajang Queen dan Syarif Gea dari Garut, yang mengaku cukup kebingungan dalam menentukan pilihan juara.

Karena, semua peserta masing-masing memiliki kemampuan atau kelebihan.
Meski demikian.

Juga, dalam lomba diwajibkan ada juara, maka dari 100 peserta putra dan putri yang dibagi menjadi tiga katagori, yaitu katagori 21-49 tahun putri, katagori golden 50 tahun ke atas putri dan katagori putra dari usia 21 sampai purna, para dewan yuri menentukan.

Sementara, untuk katagori 21-49 tahun putri juara 1 diraih Nurul Septiani dari Kec. Garut Kota, juara 2 diraih Satriani K (Kadungora), juara3 Rery Qoriah (Tarkid).

Sementara untuk juara harapan 1 sampai 3 masing-masing diraih Nia Sumiati (Kadungora), Utari Sawitri (Garut Kota) dan Yanti ST.M (Cisewu).

Khusus untuk katagori ini, dewan yuri pun memberikan penilaian kepada Vinny dari Tarogong Kidul sebagai the best costum serta Pusvitadewi dari Malangbong sebagai the best perform.

Adapun untuk katagori golden 50 tahun ke atas putri yang diambil hingga tiga katagori juara, juara 1 diraih Dede Nurhayati dari Karangpawitan, juara 2 diraih Lilis Siti Rohmah dari Tarkid dan juara 3 diraih Yani Andayani dari Pameungpeuk.

Pada katagori ini dewan yuri pun memberikan penilaian terhadap Irma Rafianah dari Kersamanah sebagai The Best Ferform.

Sementara itu, untuk katagori putra dari usia 21 sampai purna, para dewan yuri memberikan penilaian kepada Iwan Gunawan (Garut Kota) sebagai juara 1, juara 2 Yandi Anwari (Banjarwangi) dan Asep Suherman (Karangtengah) sebagai juara 3.

Untuk juara harapan 1 hingga 3 masing-masing diraih Dedi Suwandi (Banjarwangi), Surpiyanto (Cisurupan) dan Sutrisna (Pasirwangi), juga juara paforit yang diraih Herdiman dari Cisurupan.

Ketua Panitia lomba Lagu Religi Antar Guru Se-Kabupaten Garut, Yanti Sucia “Cleo” menuturkan, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan yang akan segera tiba dan diikuti oleh sebanyak 100 orang guru perwakilan dari tiap kecamatan se Kabupaten Garut, mulai guru Paud, TK, SD sampai SMP dan SMA/sederajat.

Untuk hadiah bagi para peserta yang berhasil meraih jura, panitia telah menyiapkan total uang tunai sebesar Rp 8 juta, ditambah viala dan berbagai hadiah menarik lainnya.

“Ini juga kami terpaksa membatasi jumlah peserta, karena gedung yang digunakan milik SMKN 2 Garut. Kalau tidak dibatasi ya bisa saja mencapai 200 hingga 300 peserta. Tapi kan gak enak juga kalau kita melaksanakan kegiatan yang melibatkan guru dihari-hari sekolah,” tutur Cleo.

Sementara itu, Ketua Golden Memories Community (Gomes Garut-G2), Syarif Gea menuturkan, kegaitan ini dilaksanakan sebagai program Gomes dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan dan bertujuan sebagai ajang silaturahmi antar Gomes dengan para guru, sekaligus memberikan penyegaran kepada para guru yang mungkin mengalami sedikit kejenuhan selama pandemi berlangsung.

“Biasanya para guru disibukan dengan pekerjaan rutinnya mendidik siswa, selama pandemi mereka lebih banyak tinggal dirumahnya masing-masing. Mungkin saja karena tidak biasa, timbul kejenuhan. Makanya, melalui kegiatan yang sekaligus memberikan hiburan ini, kami berharap, ketika pandemi berakhir para guru bisa lebih fres lagi mengajar disekolahnya masing-masing,” tambah Syarif.

Ia pun mengatakan, sejak berdirinya Gomes Garut pada tahun 2017, pihaknya telah mengagendakan lomba setiap tahun seperti lomba Nyani Lagu-Lagu Nasionalisme antar SMA Garut terbuka, loba tembang lawas tingkat Kabupaten Garut, lomba tembang lawas tingkat Jabar, dan yang lainnya.

Mengingat kemarin-kemarin bertepatan dengan masa pandemi katanya, maka pihaknya baru kali ini bisa mengadakan kembali lomba lagu religi bagi para guru di Kabupaten Garut.

“Alhamdulilah selain animo guru yang luar biasa, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Ketua PGRI Kabupaten Garut, serta Bapak H.Dadang selaku Kepala SMKN 2 yang memberikan tempat ini. Begitu pun sejumlah seponsor pedukung lainnya yang telah ikut serta mensukseskan kegatan ini,” ujarr Syarif.***