KAPOL.ID –
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebut penerapan protokol kesehatan (prokes) di Kabupaten Tasikmalaya rendah.
Koordinator Humas Gugus Tugas Covid -19 Kabupaten Tasikmalaya, Drs Rudi Sonjaya Saehuri akui dalam kepatuhan prokes di wilayah Kabupaten Tasikmalaya masih rendah.
“Jadi jika mendapat kan hasil sekian terendah dari sejumlah Kota/Kab di Jawa Barat Kab Tasikmalaya masuk dalam itungan rendah itu emang benar,” ujarnya saat dijumpai KAPOL.ID, Selasa (19/01/2021) pagi.
Namun, kata dia, posisi rendah itu bukan berarti duduk di posisi terbawah. Akan tetapi, hasil itu didapat dari jumlah penduduk sekitar 70 persen.
“Mungkin pak gubernur berdasar dari perkembangan dan perbandingan jumlah penduduk,” jelasnya.
Jika melihat dari hasil evaluasi zonasi risiko pertanggal 11 hingga 17 Januari 2021, lanjut dia, Kabupaten Tasikmalaya terhitung rendah atau kuning.
Ia menambahkan, di Jawa Barat berada pada posisi 7 antara Kota/Kab yang zona kuning.
“Memang hasil evaluasi gubernur itu kepatuhan dalam memakai maskernya kita itu masih rendah.”
“Tentunya kita akan kembali gencar lagi melakukan lagi upaya demi memperbaiki angka tersebut,” tegasnya.***












