KAPOL.ID – Hari Kartini menjadi ajang refleksi. Paling tidak, bagi Tanti Ashilah Afifah, momentum yang tepat untuk mensyukuri anugrah. Sekaligus titik balik perjalanan demi menjaga kreativitas. Memaknai kiprah wanita di tengah masyarakat.
Tanti Ashilah Afifah, salah seorang mahasiswi Institut Pendidikan Indonesia program studi Pendidikan IPS yang baru berusia 19 sudah mengikuti beberapa even, yaitu Putera Puteri Kampus Jawa Barat 2019 dan Putera Puteri Wisata Indonesia 2020.
Awalnya dia cuma iseng iseng buat daftar Putera Puteri Wisata Indonesia, tetapi dari awal iseng-iseng berakhir dengan hadiah meski cuma masuk top 15 dan mendapat gelar Best Tourism Campaign.
Awal daftar iseng-seng tapi dia lolos seleksi online, setelah dinyatakan lolos seleksi online dia mempunyai cita cita untuk membesarkan nama pariwisata yang ada di Indonesia terutama di daerah Jawa Barat dengan minimal aksi jadi relawan pariwisata.
Banyak lika-lku yang dihadapi ketika akan mengikuti event pageant ini. Namun tetapi lika liku ini dia hadapi dengan semaksimal mungkin. H-1 berangkat hampir putus asa untuk berangkat karantina di Jakarta, tapi dengan jerih payah yang dia hadapi setelah lolos seleksi dia berusaha membangun dan membangkitkan lagi semangat nya sendiri.
“Berkat doa dan dukungan dari orang tua dan teman dekat akhirnya saya bisa berada di titik sekarang,” katanya.












