KAPOL.ID — Masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana, baik di Kota maupun Kabupaten Tasikmalaya; harus waspada. Karena kata Ali Rasyid, akhir-akhir ini intensitas hujan di wilayah Kabupaten dan Kota Tasikmalaya masih sangat tinggi.
Intensitas hujan yang tinggi tersebut bisa memicu terjadinya bencana alam, baik tanah longsor maupun bencana banjir. Terutama sekali di daerah-daerah yang rawan bencana.
“Masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana harus ekstra hati-hati dan waspada. Bencana alam bisa datang tiba-tiba, ketika hujan deras mengguyur daerahnya,” kata anggota DPRD Jawa Barat dari daerah pemilihan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Ali Rasyid.
Kabupaten Tasikmalaya, kata Ali Rasyid, termasuk daerah yang rawan bencana di Jawa Barat. Bencana berupa banjir, tanah longsor dan bencana alam lainnya kerap terjadi selepas hujan deras.
Untuk itu, masyarakat yang saat ini tinggal di daerah rawan bencana, Ali Rasyid imbau supata tetap waspada. Jika ada pertanda alam akan terjadinya bencana alam, maka lebih baik mencari daerah yang aman untuk sementara waktu.
Intensitas hujan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya masih sangat tinggi. Potensi terhadap terjadinya bencana alam longsor dan banjir pun sama tingginya.
Data yang ada di BPBD Kabupaten Tasikmalaya, kata Ali Rasyid, hingga bulan November ini setidaknya sudah terjadi bencana alam di 300 titik.
“Harus tetap waspada dan masyarakat yang lainnya harus mau bergotong royong membela masyarakat lainya yang terkena musibah bencana alam,” kata Ali Rasyid.
Masalah bencana alam ini tidak boleh dianggap enteng. Karena datangnya selalu tiba-tiba tanpa adanya aba-aba. Kesiapsiagaan menjadi penting agar ketika terjadi bencana alam, tidak menimbulkan korban jiwa di kalangan masyarakat.
Support KAPOL with subscribe, like, share, and comment
Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv
Portal Web : https://kapol.tv/
Portal Berita : https://kapol.id/
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Twiter : https://twitter.com/kapoltv












