KAPOL.ID – Peringatan Isra M’iraj Nabi Muhammad SAW 1444 H, digelar Yayasan Al Ma’soem Bandung di Dome Al Ma’soem, Jalan Raya Cipacing No. 22, Jatinangor, Jumat (24/2/2023).
Terpantau, acara dihadiri komunitas Al Ma’soem termasuk siswa dan tausyiah diisi KH. Dindin Awaludin, S.Pd (Pimpinan Ponpes Al Qur’an Tanjung Salam, Ketua PC Jam’iyyatul Quro Wal Hufadz NU Kab Bandung serta Wkl Ketua LPTQ Kab Bandung).
Ketua Yayasan Al Ma’soem Bandung, Dr. Ir. H. Ceppy Nasahi Masoem, M.S., mengatakan kegiatan dalam rangka memperingati hari besar Islam sudah menjadi acara yang rutin digelar.
Namun, menurut dia, kegiatan tersebut sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.
“Semoga kegiatan seperti ini tak henti digelar. Karena, sebagai upaya meningkatkan syiar islam dan silaturahmi semua komunitas Al Ma’soem,” ujarnya.
Dalam sambutannya, ia lebih menekankan agar para siswa dan semua komunitas Al Ma’soem meningkatkan kualitas salat.
“Salat itu penting, dan dalam peringatan Isra Mi’raj ini, kita semua berdoa agar salatnya semakin baik,” ujarnya.
Dikatakan, salat itu bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar.
Maka, ia mengajak semua yang hadir agar bergegas ke masjid ketika mendengar azan.
Momentum Isra Mi’raj, kata dia, bisa meningkatkan nilai ibadah kepada Allah SWT.
“Kita berdoa, semoga ibadah kita pada hari ini bisa lebih baik dari kemarin,” katanya.
Peringatan Isra Mi’raj tak hanya seremonial saja, Ceppy menekankan agar semua bisa mengambil hikmah dari kegiatan tersebut.
“Harus ada manfaat dengan mengikuti Isra Mi’raj ini. Jadikan salat sebagi kebutuhan bukan beban, semoga semua komunitas almasoem, dengan isra miraj salatnya lebih baik,” ujarnya.
Salat itu mirajnya seorang mumini, salat itu dibutuhkan. Salat
Bahkan, semoga semua bisa mengambil kebaikan dan hikmah dalam peringatan Isra Miraj 1444 H.
Sementara, KH. Dindin Awaludin, S.Pd dalam tausiyahnya mengatakan,
barang siapa yang mengagungkan syiar Allah SWT, salah satunya Isra Miraj maka dikategorikan hamba yang takwa.
“Kegiatan seperti ini, menandakan konswekuensi mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya.
Semoga, semua yang hadir dalam acara tersebut dikategorikan orang yang takwa kepada Allah SWT.
“Dia yang tak salat, maka tak akan dimuliakan oleh Alllah SWT,” ujarnya.***












