BISNIS

Jamin Keselamatan Penumpang, Manajemen KAI Daop 2 Bandung Sisir Jalur Rel dan Stasiun

×

Jamin Keselamatan Penumpang, Manajemen KAI Daop 2 Bandung Sisir Jalur Rel dan Stasiun

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung melakukan inspeksi mendalam melalui kegiatan “periksa lintas” di seluruh wilayah operasionalnya, Kamis (5/2/2026).

Langkah ini diambil sebagai komitmen nyata perusahaan dalam menjaga aspek keselamatan dan meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan setianya.

​Kegiatan rutin yang bersifat krusial ini dipimpin langsung oleh Executive Vice President (EVP) KAI Daop 2 Bandung, Hendra Wahyono, bersama jajaran manajemen. Dengan menggunakan sarana khusus, rombongan menyisir berbagai titik vital operasional kereta api.

​EVP KAI Daop 2 Bandung, Hendra Wahyono menegaskan, pengecekan langsung ke lapangan adalah harga mati untuk memastikan standar keselamatan diterapkan tanpa celah di seluruh lintas.

​”Keselamatan perjalanan kereta api adalah prioritas utama kami. Oleh karena itu, kami turun langsung untuk memastikan seluruh aspek, baik prasarana maupun SDM, berada dalam kondisi optimal,” ujar Hendra di sela-sela kegiatan.

​Dalam periksa lintas kali ini, tim manajemen menyasar berbagai fasilitas pendukung mulai dari keandalan jalan rel, kekuatan jembatan, sistem persinyalan, hingga kondisi wesel. Tak luput, peralatan operasional di tiap stasiun pun dicek secara mendetail.

​Selain teknis di jalur rel, Hendra juga menaruh perhatian serius pada kesiapan pelayanan penumpang. Ia meninjau langsung kebersihan stasiun, kenyamanan ruang tunggu, hingga kejelasan informasi perjalanan bagi masyarakat.

​”Bukan hanya soal kereta berjalan aman, tapi bagaimana pelanggan merasa nyaman dan berkesan sejak masuk area stasiun hingga tiba di tujuan,” tambahnya.

​Menariknya, dalam kegiatan ini manajemen juga melakukan dialog santai namun berisi dengan para petugas garda terdepan, mulai dari petugas prasarana, operasional, hingga petugas pelayanan.

​Dialog ini dilakukan untuk menyerap aspirasi sekaligus memetakan potensi kendala di lapangan sejak dini. Hendra berharap, kehadiran manajemen di lintas dapat memperkuat budaya keselamatan (safety culture) di lingkungan KAI Daop 2 Bandung.

​”Kami ingin memastikan seluruh perjalanan aman, selamat, dan tepat waktu. Kami juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga keselamatan dengan mematuhi aturan di area stasiun maupun di atas kereta,” pungkasnya.