KAPOL.ID – Prestasi membanggakan ditorehkan jajaran Polresta Bandung dalam gelaran Operasi Ketupat Lodaya 2026. Di bawah komando Kombes Pol. Kusworo Wibowo, Polresta Bandung berhasil menduduki kasta tertinggi dalam penilaian Pos Terpadu Tematik tingkat Polda Jawa Barat.
Keberhasilan ini diumumkan langsung oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H., berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh terhadap kinerja satuan wilayah di jajaran Polda Jabar, Selasa (31/3/2026).
Bukan perkara mudah untuk meraih predikat terbaik ini. Polresta Bandung harus bersaing ketat dengan Polres Bogor yang menempati peringkat kedua, serta Polres Cimahi yang nangkring di urutan ketiga.
Sementara itu, untuk kategori peringkat harapan, Polres Ciamis tampil sebagai yang terdepan di posisi pertama, disusul Polres Tasikmalaya Kota di posisi kedua, dan Polres Cianjur di posisi ketiga.
Kombes Pol. Hendra Rochmawan menjelaskan, penilaian ini bukan sekadar formalitas, melainkan dilakukan berdasarkan instrumen yang sangat ketat dan terukur.
”Penilaian meliputi aspek sumber daya manusia (SDM), dukungan anggaran, metode kerja di lapangan, ketersediaan sarana prasarana, hingga inovasi serta kesesuaian aspek tematik di masing-masing pos,” ungkap Kombes Hendra.
Menariknya, di era digital ini, Polda Jabar juga menitikberatkan penilaian pada aspek keaktifan dan viralisasi di jagat maya. Aktivitas di platform TikTok, Instagram, YouTube, hingga Facebook memiliki bobot tersendiri dalam menentukan pemenang.
Secara teknis, terdapat tujuh aspek penilaian dengan total 56 indikator. Penilaian utama (teknis lapangan) memiliki porsi dominan sebesar 80 persen, sementara kreativitas di media sosial menyumbang 20 persen dari total nilai.
Apresiasi untuk Sinergi Personel
Atas pencapaian tersebut, Kabid Humas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran yang telah berjibaku memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama masa mudik dan balik Lebaran.
“Keberhasilan ini adalah buah manis dari kerja keras dan sinergi seluruh personel di lapangan. Kami sangat mengapresiasi Polresta Bandung dan jajaran lainnya yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam pengelolaan pos terpadu,” ujarnya.
Lebih lanjut, perwira menengah melati tiga ini berharap hasil penilaian ini tidak membuat jajaran berpuas diri, melainkan menjadi pemantik semangat untuk terus berinovasi.
“Kami ingin hasil ini jadi motivasi bagi seluruh satuan wilayah untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan yang humanis serta optimal kepada masyarakat, demi terwujudnya keamanan dan kenyamanan selama momentum Idul Fitri,” pungkasnya. (Jm)












