Keluarga telah membuat laporan kehilangan
MENYIKAPI pemberitaan di KAPOL.ID tentang Kades Banyuresmi Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, Jajang Saepudin yang dikabarkan menghilang, disikapi perangkat desa.
Sekertaris Desa Banyuresmi, Dede Rusman didampingi sejumlah aparatur desa mengatakan, hilangnya Kepala Desa Banyuresmi tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan Pemerintahan Desa.
Terlebih, dengan urusan keuangan di desa, karena realisasi APBDes 2019 sudah dilaksanakan.
Baik berupa kegiatan penyelenggaraan pemerintah desa, pembangunan fisik dan non fisik pembinaan kemasyarakatan serta pemberdayaan masyarakat.
“Bukti-bukti kegiatan sudah didokumentasikan/di-SPJ-kan dan sudah dilakukan evaluasi dan cek fisik oleh pihak inspektorat pada 20 Januari 2020,” tuturnya.
Bahkan, kondisi Pemerintah Desa maupun pelayanan kepada masyarakat pun masih berjalan normal tanpa ada gangguan atau hambatan.
“Situasi antara perangkat desa beserta unsur lembaga pemerintah desa hingga saat ini tetap kondusif dan tidak dalam bermasalah,” ujarnya, Kamis 30 Januari 2020.
Adapun tentang keberadaan Kepala Desa Banyuresmi saat ini, sedang dilakukan usaha pencarian oleh pihak keluarga.
Di antaranya, dengan menghubungi sanak saudara dan sahabat yang bersangkutan.
Juga, menghubungi Polsek Tanjung Sari untuk dibuatkan surat kehilangan. ***












