KANAL

Kadinkes Garut, Covid-19 Turun Drastis, Tapi Belum Aman

×

Kadinkes Garut, Covid-19 Turun Drastis, Tapi Belum Aman

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Kepala Dinas Kesehatan Garut, dr. Maskut Faridz menegaskan, meski Covid-19 di Kabupaten Garut telah mengalami penurunan cukup drastis, tapi dia menilai masih belum aman.

Terlebih, kini datang varian virus baru yang telah menyerang beberapa belahan negara lain.

Itu alasannya lanjut Maskut, meski varian virus baru itu belum ada indikasi masuk ke Kabupaten Garut, tapi masyarakat harus sudah menyiapkan penangkalnya melalui pelaksanaan vaksinasi mulai dosis satu hingga dosis dua, juga tetap senantiasa melaksanakan protokol kesehatan.

“Vaksin saja tidak cukup untuk melindungi diri kita masing-masing, karenanya kita pun harus tetap menerapkan protokol kesehatan,” tutur Maskut kepada sejumlah wartawan, usai menghadiri Kick Meeting Perencanaan Pembangunan dan Sosialisasi Perda Garut Nomor 5 Tahun 2021, tentang Perubahan RPJMD Tahun 2019-2024 di Hotel Santika, Senin (13/12/2021).

Maskut menuturkan bahwa untuk Kabupaten Garut, capaian vaksinasi Covid 19 hingga saat ini sudah mencapai 63 persen, dan sampai akhir tahun ini, pemerintah daerah terus berupaya untuk meningkatkan hingga mencapai 75 persen.

“Alhamdulillah, pelaksanaannya lancar-lancar saja, terutama di wilayah perkotaan. Hanya memang capaiannya belum merata, terutama di kawasan Garut Selatan yang masih terkendala karena medanya cukup berat,” imbuhnya.

Selain paktor medannya yang berat, terutama di wilayah pelosok Garut Selatan, satu hal yang masih menjadi kendala adalah masih adanya imej di masyarakat yang menanggapi negatif akan vaksin.

Karenanya Maskut pun mengajak masyarakat agar tidak percaya akan imej negatif yang beredar dimsyarakat bahwa vaksin Covid-19 justru akan berakibat buruk pada kesehatan kita.

“Kesan inilah yang harus segera kita tinggalkan, karena memang tidak ada bukti yang jelas. Pemerintah sudah berupaya melakukan usaha yang terbaik bagi masyarakat untuk melindungi masyarakat dari pandemi covid-19 ini, masa masyarakatnya tidak mau menuruti hanya karena imej negatif yang belum terbukti kebenarannya,” tegasnya.

Menanggapi pelaksanaan vaksin secara door to door Maskut menilai, bahwa sebenarnya pelaksanaan vaksin secara door to door kurang epektif.

Sebaiknya lanjut Maskut, pelaksanaan vaksin Covid-19 dilakukan secara terpusat saja di beberapa tempat. ***