KANAL

KDM Minta Maaf di Depan Ribuan Jemaah Salat Id Gedung Sate

×

KDM Minta Maaf di Depan Ribuan Jemaah Salat Id Gedung Sate

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Suasana khidmat menyelimuti halaman Gedung Sate, Kota Bandung, pada Sabtu (21/3/2026) pagi. Ribuan umat Muslim tumpah ruah melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah tingkat Provinsi Jawa Barat. Namun, ada yang berbeda dalam sambutan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kali ini.

​Di hadapan ribuan jemaah, sosok yang karib disapa KDM itu tidak hanya menyampaikan ucapan selamat Lebaran, tetapi juga melontarkan refleksi mendalam sekaligus permohonan maaf yang terbuka kepada seluruh warga Jawa Barat.

​KDM secara jujur mengakui bahwa pelayanan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar sejauh ini belum sepenuhnya mampu memuaskan dan memenuhi kebutuhan rakyat secara utuh.

​”Masih ada jalan rusak di pelosok desa, rumah bocor saat hujan, hingga masyarakat yang kesulitan berobat karena BPJS tidak aktif,” ujar KDM

​Gubernur yang dijuluki “Bapak Aing” ini menyoroti fenomena sosial yang masih menjerat warga, mulai dari akses pendidikan yang belum merata hingga beban ekonomi yang kian menghimpit. Secara khusus, ia mengkritik tajam praktik pengelolaan anggaran yang dinilainya belum sepenuhnya berpihak pada kepentingan “wong cilik”.

​Ia pun menyentil banyaknya pungutan yang masih membebani warga, mulai dari tingkat RT hingga kegiatan sosial lainnya, padahal masyarakat sudah taat membayar pajak.

​”Pertanyaannya, dengan begitu banyak pungutan, apakah kita sudah lebih sejahtera dari negara lain? Seharusnya hal-hal seperti itu tidak terjadi jika anggaran dikelola dengan sungguh-sungguh dan kepentingan rakyat menjadi prioritas utama,” tegasnya.

​Bagi KDM, momentum Idulfitri adalah waktu bagi pemerintah untuk berbenah diri (muhasabah). Ia menekankan filosofi kepemimpinan bahwa negara harus hadir di tengah kesulitan rakyat tanpa terkecuali.

​”Pemimpin tidak bisa tidur ketika masih ada rakyat yang lapar, tidak sekolah, atau kesulitan berobat. Layanan publik, baik itu puskesmas, rumah sakit, hingga sekolah, harus terbuka dan responsif,” ucap KDM.

​Ia berjanji akan terus melakukan evaluasi besar-besaran, termasuk menekan belanja pemerintah agar dialihkan untuk kebutuhan dasar masyarakat. KDM juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga Jabar yang tetap taat pajak meski kondisi ekonomi sedang menantang.

​”Kepercayaan masyarakat harus dijawab dengan pelayanan yang maksimal,” pungkasnya seraya memohon doa agar Jawa Barat terus berbenah menuju arah yang lebih baik.

​Pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H di Gedung Sate tersebut berlangsung khusyuk dengan Imam KH. Insan Kamil dan Khatib Dr. K.H. Tata Sukayat, M.Ag. ***