KAPOL.ID – Tingkat kerawanan gangguan keamanan di lingkungan SDN Paseh 1 Kab. Sumedang terbilang cukup tinggi.
Beberapa fasilitas sekolah acap kali raib dan rusak oleh oknum tak bertanggung jawab.
Berkaca dari itu, Kepala SDN Paseh 1, Mimin Rukmini, S.Pd.SD memasang camera pengintai sebagai upaya menekan aksi kejahatan.
Selanjutnya, Mimin berharap agar Dinas Pendidikan Kab. Sumedang memfasilitasi tenaga penjaga sekolah.
“Jika ada petugas atau penjaga, saya memastikan sekolah akan terurus serta aman,” ujarnya, Rabu 11 November 2020.
Menurut dia, idealnya ada penjaga sekolah agar para guru bisa tenang setelah ada di rumahnya masing-masing.
Ia khawatir, karena suka mendengar berita terkait sekolah yang digasak maling.
Selama ini, sekolah tak dijaga yang terkadang sesampainya di rumah acap kali membuatnya tak tenang.
Bukan hanya penjaga sekolah, kata dia, pihak sekolah pun tak memiliki tenaga administrasi.
“Urusan administrasi, kami hanya dibantu petugas operasional sekolah (OPS). Mereka, diupah melalui Biaya Operasional Sekolah (BOS),” ujarnya.
Menurut kabar, ucap dia, kedepannya tenaga OPS akan digaji secara khusus.
Lebih lanjut Mimin mengatakan, selama pandemi Covid-19 siswa belajar di rumah (BDR).
Sehingga kegiatan belajar, kata dia, guru yang datang ke rumah siswa atau home visit.
“Tak ada kendala, karena home visit dilakukan sebanyak dua kali dalam seminggu. Berupa, penjelasan materi dari guru dan siswa diberikan tugas,” katanya.
Soal renovasi ruang kelas, ucap dia, pembangunan sudah mencapai sekira 80 persen.
“Alhamdulilah perbaikan tiga ruang kelas tetap berjalan. Diantaranya, pemasangan genting, keramik dan kusen,” ucapnya.
Menurutnya, tahapan pembangunan pun dianggap tak ada masalah.
Hanya saja, semoga segera ada pencairan DAK (Dana Alokasi Khusus) termin kedua.
“Disini, ada 232 siswa dengan jumlah pendidik berstatus PNS 10 orang ditambah sukwan 3 orang dan satu petugas OPS,” ujarnya.
Kebutuhan lain yang belum terpenuhi, kata dia, tambahan pembangunan toilet yang memang baru ada 5 unit.
“Melihat jumlah siswa, idealnya disini memiliki toilet sebanyak delapan unit,” ujar Mimin.***












