PARLEMENTARIA

Komisi V Minta Pemprov Jabar Tuntaskan Vaksinasi Pendidik Pascalebaran

×

Komisi V Minta Pemprov Jabar Tuntaskan Vaksinasi Pendidik Pascalebaran

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID –
Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat akan minta pada pemerintahan provinsi memprioritaskan vaksinasi kepada Pendidik sebelum tahun ajaran baru kegiatan belajar mengajar terbatas pada bulan Juli nanti dimulai.

Hal tersebut terungkap saat Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan rapat bersama kepala sekola dan guru di Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah IV Provinsi Jawa Barat di jl. Siliwangi, Situ Buleud, Kabupaten Purwakarta.

Dalam rapat Komisi V DPRD Jabar dengan Kantor Cabang Dinas (KCD) IV bersama pengawas dan para kepala sekolah negeri/swasta juga terungkap masih banyaknya guru dan pendidik yang belum di vaksin.

Ali Rasyid, anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra Persatuan menyoroti vaksinasi pendidik yang belum tuntas tersebut khususnya di KCD Pendidikan Wilayah IV yang meliputi Purwakarta, Subang dan Karawang.

“Sudah satu tahun lebih Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di Indonesia terhenti karena pandemi Covid-19 melanda dunia, sehingga terpaksa dilakukan secara daring,”kata Ali Rasyid.

Pembelajaran secara daring tentu banyak kekurangannya, problem di pedesaan misalnya banyak anak yang tidak punya handphone bahkan tidak adanya jaringan sinyal, tambah Ali.

Menurut Ali Rasyid, hal lain juga menimbulkan akibat negatif dari handphone, misal anak-anak sekolah malah banyak main game dibanding belajar.

Atau mencari materi pembelajaran, bahkan banyak siswa yang pada akhirnya melaksanakan pernikahan dini, salah satu penyebab Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) masih rendah.

Di Jawa Barat sendiri pembelajaran tatap muka belum dilaksanakan, bila mengikuti arahan dari Kemendikbud kegiatan belajar mengajar (KBM) terbatas akan dilaksanakan di tahun ajaran baru.

Yaitu sekitar pertengahan Juli dengan beberapa persyaratan yang harus dilaksanakan.

Ali Rasyid menyatakan akan meminta kepada Pemerintah Provinsi/ Dinas Kesehatan Jawa Barat supaya memprioritaskan semua guru di Jabar harus di vaksin demi suksesnya menyambut pembelajaran tatap muka terbatas di bulan Juli nanti.

“Jangan sampai baru masuk sekolah seminggu siswa-siswi sekolah sudah ada yang kena covid-19,” kata Ali Rasyid.

Ali Rasyid berharap pasca lebaran yaitu bulan Mei semua guru di Jabar semuanya harus selesai di vaksin.

Ali Rasyid juga meminta kepada sekolah untuk mempersiapkan dari sekarang terkait protokol kesehatan yang ketat, mulai dari tempat cuci tangan, masker, hand sanitizer serta persyaratan yang menjadi arahan Kemendikbud segera dilaksanakan.

Ali Rasyid yakin KBM terbatas akan sukses jika semua persiapannya dilaksanakan secara matang dengan disiplin protokol kesehatan yang ketat.

“Kegiatan belajar mengajar terbatas tatap muka akan sukses bila persiapan matang dan disiplin protokol kesehatan secara ketat dijalankan para pendidik dan siswanya,” pungkas Ali Rasyid.(Fajar/Latief)***