OLAHRAGA

Letjen TNI Mohamad Hasan Perkuat Sinergi Pencak Silat Menuju Olimpiade

×

Letjen TNI Mohamad Hasan Perkuat Sinergi Pencak Silat Menuju Olimpiade

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Komandan Kodiklatad, Letjen TNI Dr. Mohamad Hasan, S.H., M.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Merpati Putih, tampak hadir dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVI IPSI Masa Bakti 2026–2030.

​Gelaran bergengsi yang dipusatkan di Ruang Cendrawasih JICC, Jakarta, Sabtu (11/4/2026) ini, dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

​Membawa tema besar “Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade”, Munas kali ini bukan sekadar agenda organisasi rutin. Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat posisi pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus mengejar mimpi besar dipertandingkan di ajang Olimpiade.

​Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya tak mampu menyembunyikan rasa bangganya. Sebagai sosok yang besar di lingkungan silat, ia menegaskan bahwa bela diri asli nusantara ini adalah fondasi karakter bangsa.

​“Pencak silat itu bagian dari budaya kita dan pencak silat itu bagian daripada ilmu kesatria,” tegas Presiden di hadapan para tokoh silat tanah air.

​Namun, ada suasana haru sekaligus khidmat saat Presiden berpamitan sebagai Ketua Umum PB IPSI. Beliau menyatakan harus fokus sepenuhnya pada tugas negara, namun tetap menitipkan pesan agar seluruh elemen terus melestarikan budaya sendiri demi ketahanan nasional.

​Pantauan di lokasi, sejumlah pejabat negara turut mendampingi Presiden, mulai dari Menpora, Menteri Luar Negeri (selaku Waketum IPSI), Mensesneg, Panglima TNI, hingga Kasad.

​Kehadiran Letjen TNI Mohamad Hasan dalam forum ini menjadi sinyal kuat sinergi antara TNI, organisasi bela diri, dan pemerintah. Sebagai pucuk pimpinan Merpati Putih, keterlibatan aktif Jenderal bintang tiga ini diharapkan mampu mengakselerasi prestasi pencak silat di kancah internasional.

​Harapannya jelas membawa nama Indonesia harum di pentas dunia dan memastikan langkah nyata agar pencak silat benar-benar menjadi olahraga global yang diakui oleh mata dunia. (Jae)