KAPOL.ID – Aa Kartiwa terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (DEKOPINDA) Kabupaten Sumedang masa bakti 2025–2030 melalui Musyawarah Daerah (Musda) DEKOPINDA Kabupaten Sumedang.
Musda tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopukmpp) Kabupaten Sumedang, Agus Kori Hidayat, dan berlangsung di Hotel Kencana Jaya Sumedang, Sabtu (27/12/2025).
Kegiatan Musda DEKOPINDA Kabupaten Sumedang ini dihadiri oleh Ketua DEKOPINWIL Provinsi Jawa Barat, anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Ketua KDMP sebagai peninjau, serta para peserta Musda dari unsur koperasi se-Kabupaten Sumedang.
Dalam sambutannya, Kepala Diskopukmpp Kabupaten Sumedang Agus Kori Hidayat yang akrab disapa Akor, menyampaikan pentingnya pengelolaan koperasi berbasis data yang akurat dan terintegrasi.
“Nama panggilan Akor ini kami dedikasikan dalam sebuah inovasi yang saat ini sedang kami kembangkan, yaitu aplikasi koperasi terintegrasi,” ujar Akor.
Ia menjelaskan, gagasan aplikasi tersebut berawal dari proses pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, di mana pemerintah daerah dituntut untuk bekerja berbasis data yang rinci, akurat, dan selalu diperbarui.
“Berangkat dari kebutuhan itu, kami mengembangkan aplikasi koperasi yang lebih sederhana, terbuka, dan mudah diakses. Aplikasi ini bisa diakses melalui sumedangkap.go.id tanpa perlu login atau password,” jelasnya.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dan pemangku kepentingan dapat melihat berbagai informasi koperasi, seperti nama koperasi, besaran modal, jumlah anggota, hingga aktivitas dan unit usaha koperasi.
Saat ini, tercatat sebanyak 330 koperasi telah masuk ke dalam sistem, termasuk koperasi konvensional. Dari jumlah tersebut, total modal koperasi yang terdokumentasi mencapai lebih dari Rp500 miliar.
“Data yang tersedia sangat lengkap, mulai dari tingkat pendidikan anggota hingga latar belakang pekerjaan. Ini menjadi dasar penting dalam perencanaan pembinaan koperasi ke depan,” ungkap Akor.
Ia berharap DEKOPINDA Kabupaten Sumedang dapat mendorong lebih banyak koperasi untuk bergabung dalam sistem tersebut. Pasalnya, aplikasi ini telah terintegrasi dengan sistem Kementerian Koperasi melalui asistensi digitalisasi, sehingga data daerah dan pusat dapat saling tersinkronisasi.
“Ke depan, SIM Coop Best ini akan bertransformasi menjadi SIM Coop Nasional, bukan hanya untuk KDKMP, tetapi untuk seluruh koperasi di Indonesia,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Akor juga menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Sumedang yang berhalangan hadir secara langsung pada Musda DEKOPINDA Tahun 2025 karena adanya agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan.
Dengan terpilihnya Aa Kartiwa sebagai Ketua DEKOPINDA Kabupaten Sumedang, diharapkan dapat memperkuat peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian daerah serta mendorong transformasi koperasi yang modern, transparan, dan berbasis data.







