KAPOL.ID –
Seekor macan tutul (Panthera pardus melas) terjebak di kawasan peternakan ayam di Kampung Sudayajaya Girang Desa Sukajaya Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/4/2020) pagi.
Satwa yang dilindungi ini mati setelah diamankan di perusahaan peternakan pembibitan ayam Sukajaya Farm 1 – CV Selabintana.
Menurut Kepala Produksi Sukajaya Farm 1, Rusman, macan yang diperkirakan masih muda terlihat dalam beberapa.hari terakhir.
“Tadi pagi sekira jam 08.00 WIB pas karyawan masuk kerja melihat lagi ada macan sedang menggigit sepatu boot di lahan kosong,” katanya.
Rusman menuturkan macan terlihat sekitar lahan kosong lalu kembali loncat keluar areal peternakan sehari sebelumnya.
“Kemarin juga macannya terlihat karyawan, tapi lari keluar lalu masuk ke kebun di luar peternakan,” ujar alumni Fakultas Peternakan IPB tahun 2005.
Ia menjelaskan akhirnya macan tutulnya ditangkap menggunakan jaring oleh para karyawan. Upaya penangkapan memakan waktu sekitar satu jam.
“Alhamdulillah tidak lama dan mudah penangkapannya, karena macannya terlihat lemas,” tutur Rusman yang juga anggota Kelompok Pemerhati Lingkungan (KPL) Angsana
Kepala Unit Sukajaya Farm 1 Unik Sugesti menjelaskan saat menangkap macannya terlihat diam dan tidak ada perlawanan. Para karyawan sekitar 12 orang menangkapnya menggunakan jaring ukuran lubangnya 2 inch.
“Macannya tidak agresif, sekarang sudah disimpan sementara di keramba ayam,” jelas Unik.
Pihaknya sudah berkoodinasi dengan sejumlah anggota Himpunan Sukarelawan Volunteer Panthera. Selanjutnya informasi ini sudah dilaporkan ke Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC) Nyalindung.
“Sudah kami sampaikan mengenai macan ini ke PPSC. Hari ini akan di evakuasi, tim PPSC dalam perjalanan ke sini,” kata Ketua Volunteer Panthera Firmansyah di lokasi.
Sementara Direktur PPSC Nyalindung, Resit Sozer mengatakan dia bersama tim serta petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jabar dalam perjalanan menuju lokasi.
“Saya dalam perjalanan ke lokasi, untuk melihat perkembangan keadaan macan tutul tersebut. Namun sayang, anak macan tersebut sudah tak bernyawa,” kata Resit. ***







