KAPOL.ID – Diketahui, masih banyak guru di Kab. Maybrat yang belum mengetahui cara membuat Rencana Pembelajaran (RPP).dalam kegiatan pembelajaran.
Berkaca dari itu, kemudian digelar Kegiatan Penambahan Kapasitas Guru dan dihadirkan guru-guru dari empat sekolah.
Diantaranya, guru Hosyobana, Kambuifa, YPK Peniel Arus dan YPK Imanuel Jitmau.
Kegiatan tersebut, implementasi hasil temuan relawan Pengajar Muda dari kegiatan belajar dan bermain (KBB) NANOMO.
Sebanyak tujuh belas orang guru di Kab. Maybrat, mengikuti kegiatan Penambahan Kapasitas Guru Melalui Sosialisasi Rencana Pembelajaran (RPP) 2023 di YPK Imanuel Jitmau.
Terpantau, kegiatan tersebut digelar di SDN Imanuel Jitmau, Kamis (15/3/2023).
Dan, dihadiri kepala sekolah, guru, pengawas sekolah yang juga visitor dari Yayasan Indonesia Mengajar.
Joni Lanteng selaku pengawas sekolah mengatakan, kegiatan tersebut sekaligus memberikan dampak bagi tujuh belas guru tersebut.
“Peserta secara langsung mempraktikkan bagaimana cara membuat rancangan pembelajaran secara langsung,” kata dia.
Kegiatan itu pun berlangsung selama satu hari dan SDN YPK Imanuel Jitmau sebagai tuan rumah.
Bahkan, pengawas sekolah juga mengambil bagian dari kegiatan yang dilakukan oleh pengajar muda.
“Kita turut bersyukur dengan kehadiran pengajar muda di Kabupaten Maybrat yang secara tidak langsung memberikan dampak terhadap pendidikan,” ujarnya.
Ia berharap melalui kegiatan itu bisa menuai kesempatan baik melalui belajar.
Menurut dia, tidak ada yang tidak bisa selagi kita mau belajar dan berusaha.
Kegiatan ini pun turut memberikan kesan baru pada pertemuan dewan guru dengan ditutup pada sesi makan bersama sebelum akhirnya kembali ke sekolah masing-masing. ***












