KAPOL.ID –
Lembaga REDEF bersama British Council melakukan pengembangan skil bagi para pemuda-pemudi pra sejahtera di Hotel Taman Mangkubumi Tasikmalaya, Senin (13/4/2026).
Pendekatan pengembangan skil berbeda dengan tiga keterampilan utama untuk menumbuhkan kepercayaan diri.
“Pertama, self awarenes, kemampuan untuk memahami diri sendiri. Lalu menumbuhkan kepercayaan dirinya.”
“Kemudian kemampuan skil digital, mengakses pekerjaan dan cara betkomunikasi,” kata Ketua REDEF, Santi Nining Susanti.
Setelah itu, lanjut dia, REDEF juga mengkoneksikan mereka terhadap kesempatan pekerjaan. Ataupun mentoring jika ingin menjadi pengusaha.
Ia menjelaskan, REDEF menjadi salah satu lembaga dari 6 lembaga se-Indonesia membantu kelompok sasaran. Di samping muda-mudi pra sejahtera, juga penyandang disabilitas dan ibu-ibu termarjinalkan.
“Kenapa? Menurut Studi British Council dan Horizon Study, mereka paling memiliki gap tertinggi terhadap akses pengetahuan.”
“Bagaimana bisa berusaha kalau tidak memiliki kepercayaan diri. Bahkan untuk bisa berkomunikasi dengan siapapun di luar rumah,” katanya.
Ia menenggarai, kondisi tersebut membuat mereka tidak produktif. Sementara angka kemiskinan Kota Tasikmalaya sendiri berada di ‘papan bawah’ se-Jawa Barat.
“Untuk mengangkat derajat mereka perlu pendekatan lain, diluar yang dilakukan pemerintah hari ini. Kami di REDEF mencoba melalui pendekatan Skill For Future.”
“Kalau mereka percaya diri dan memiliki skil, mereka bisa bersaing dan survive. Otomatis lebih produktif dan meningkatkan derajat kesejahteraannya,” ujarnya.
Founder REDEF, Tantan Rustandi mengatakan perlu mencari solusi menggunting lingkaran kemiskinan di Kota Tasikmalaya. Sebagai pusat pertumbuhan wilayah, tentu memiliki banyak peluang.
“Ironis kan, sebagai kota pusat pertumbuhan wilayah tapi kemiskinannya masih tinggi. Padahal peluang banyak lho,” ucapnya.
Pendekatan Skill For Future, kata dia, yang digagas bersama British Council Youth Connect Programme salah satu alternatifnya. Para muda-mudi digali mendapatkan motivasi agar mereka keluar dari zona pra sejahtera. ***







