KAPOL.ID –
Ratusan liter miras jenis tuak, ciu dan ginseng serta ribuan botol miras berbagai merk membanjiri pelataran Pasanggrahan Padjadjaran Purwakarta.
Kondisi tersebut, nampak pada Pemusnahan Miras dan Narkotika hasil Operasi Cipta Kondisi menjelang Idul Fitri tahun ini, dilakukan jajaran Polres Purwakarta di Taman Pasanggrahan Padjadjaran, Purwakarta, Jumat (22/5/2020).
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengapresiasi bukti keseriusan jajaran Kepolisian Polres Purwakarta dalam upaya pemberantasan peredaran miras dan narkotika di wilayah tersebut.
“Hal ini juga dalam upaya mendukung Pembangunan SDM generasi muda yang telah menjadi komitmen pemerintah daerah agar terhindar dari bahaya miras dan narkoba,” kata Ambu Anne.
Kapolres Purwakarta AKBP Indra Setiawan mengatakan, kejahatan adalah bayang-bayang sebuah peradaban (shadow of civilization) artinya hal tersebut akan selalu ada selama peradaban itu ada.
Namun demikian pihaknya berkomitmen untuk mencegah potensi-pontesi kejahatan, khususnya di wilayah hukum Purwakarta, termasuk yang disebabkan oleh miras dan narkotika.
“Hari ini, kita musnahkan barang bukti sebanyak 2097 botol miras berbagai merk, 287 liter miras jenis tuak, 167 liter ciu dan 498 liter ginseng.”
“Selain itu, dimusnahkan juga 4,5 kilogram ganja, 14.000 butir pil heximer, 4.700 butir tramadol, 400 butir trihexiphenidil, 4.000 butir double y, 90 butir haloferidol, 10 butir alprazolam dan 7.000 butir tramadol kapsul,” kata Indra.
Menurutnya, barang bukti ini hasil operasi cipta kondisi dalam beberapa pekan terakhir ini di sejumlah wilayah di Kabupaten Purwakarta.
Kata dia, proses pemusnahan barang bukti miras digilas menggunakan alat berat, sementara barang bukti narkotika dengan cara dibakar dalam sebuah drum.
“Operasi miras dan mengungkap narkotika tidak putus sampai di sini, melainkan akan terus kami lakukan,” kata Kapolres. (*)












