BISNIS

Mobilitas Pemudik Lokal di Jabar Melejit, Stasiun Bandung dan Cicalengka Jadi Titik Paling Padat

×

Mobilitas Pemudik Lokal di Jabar Melejit, Stasiun Bandung dan Cicalengka Jadi Titik Paling Padat

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Geliat arus mudik dan wisata lokal di wilayah Jawa Barat sepanjang masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026 menunjukkan tren positif.

Antusiasme warga dalam menggunakan jasa transportasi kereta api, khususnya Commuter Line di wilayah Bandung, Garut, hingga Walahar, terpantau mengalami lonjakan signifikan.

​Berdasarkan data yang dihimpun, mobilitas masyarakat di wilayah aglomerasi ini terus menunjukkan grafik kenaikan seiring dengan tingginya aktivitas silaturahmi dan kunjungan ke tempat wisata.

​VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengungkapkan bahwa dalam periode 11 hingga 18 Maret 2026, tercatat sebanyak 450.446 orang telah menggunakan layanan Commuter Line di wilayah Bandung.

​”Stasiun Bandung masih menjadi titik pemberangkatan paling padat dengan total 66.881 penumpang,” ujar Karina dalam keterangan resminya, Kamis (19/3/2026).

​Selain Stasiun Bandung, beberapa stasiun penyangga di wilayah timur dan barat juga mencatatkan angka kunjungan yang fantastis. Di wilayah timur, Stasiun Cicalengka menjadi magnet pemudik lokal dengan jumlah 44.589 penumpang. Sementara di sisi barat, Stasiun Padalarang mencatat angka 31.063 orang.

​Pergerakan menuju wilayah Purwakarta dan Garut pun tak kalah ramai. Tercatat, sebanyak 23.701 penumpang turun di Stasiun Purwakarta. Sementara untuk wilayah Garut, Stasiun Garut melayani 6.582 penumpang dan Stasiun Cibatu sebanyak 4.625 penumpang.

​Guna menjawab lonjakan penumpang tersebut, KAI Commuter Area II Bandung melakukan langkah strategis dengan resmi mengoperasikan fasilitas Hall Baru di Stasiun Purwakarta mulai hari ini, Kamis (19/3).

​Fasilitas ini hadir dengan standar pelayanan yang lebih mumpuni, mulai dari area tunggu yang lebih luas dan nyaman, loket pembayaran yang efektif, hingga alur masuk-keluar penumpang yang lebih tertata.

​”Kami melihat pergerakan masyarakat di wilayah aglomerasi Bandung sangat dinamis pada masa lebaran ini. Untuk itu, aspek pelayanan di stasiun-stasiun strategis terus kami tingkatkan,” tegas Karina.

​Tak hanya soal estetika, sisi inklusivitas juga diperhatikan. Hall baru ini telah dilengkapi dengan musala, toilet, ruang menyusui, serta fasilitas ramah disabilitas dan lansia.

​Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan
​Sebelumnya, sinergi antara KAI Commuter dan Balai Teknik Perkeretaapian Bandung juga telah membuahkan hasil dengan revitalisasi Stasiun Gadobangkong dan Stasiun Cimahi.

​”Demi menjamin keamanan pemudik, penambahan sistem CCTV dilakukan di berbagai titik krusial. Suasana Lebaran pun makin terasa dengan adanya ornamen khas Idulfitri dan penyediaan charging booth gratis bagi penumpang yang menunggu jadwal keberangkatan.”pungkasnya. (Am)