KAPOL.ID – KAI Commuter Wilayah 2 Bandung mencatat adanya kenaikan volume pengguna Commuter Line sebesar 6 persen selama masa Angkutan Lebaran 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Peningkatan ini menjadi indikator kuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api lokal sebagai solusi perjalanan yang aman, nyaman, dan bebas macet di tengah tingginya mobilitas perayaan Idul Fitri di wilayah Jawa Barat.
Berdasarkan data yang dihimpun selama periode Angkutan Lebaran (11-22 Maret 2026), total volume pengguna Commuter Line Wilayah 2 Bandung menembus angka 664.637 orang. Hingga pukul 14.00 WIB di hari terakhir pemantauan, tercatat sebanyak 63.207 penumpang menggunakan layanan ini, angka yang lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya yang berada di angka 58.532 orang.
Berbeda dengan hari kerja biasa, profil penumpang pada musim Lebaran kali ini didominasi oleh rombongan keluarga. KAI Commuter melihat adanya minat tinggi dari masyarakat yang bepergian bersama anak-anak dan kerabat, baik untuk tradisi silaturahmi maupun berwisata di kawasan Bandung Raya.
”Masyarakat kini semakin teredukasi untuk memilih transportasi publik. Kenaikan 6 persen ini membuktikan bahwa Commuter Line menjadi andalan bagi keluarga yang ingin bersilaturahmi tanpa harus kelelahan di jalan akibat kemacetan,” ujar Karina Amanda dalam keterangannya. Minggu (22/3/2026)
Selama periode 12 hari tersebut, pergerakan penumpang terpantau berpusat di lima stasiun utama dengan volume keberangkatan dan kedatangan tertinggi, yakni:
Stasiun Bandung 128.280 orang
Stasiun Cikarang 108.544 orang
Stasiun Cicalengka 83.589 orang
Stasiun Rancaekek 68.670 orang
Stasiun Padalarang 58.785 Orang
Kelancaran integrasi antarmoda menjadi daya tarik utama bagi pengguna. Stasiun Padalarang, misalnya, kini menjadi titik temu krusial bagi penumpang yang melanjutkan perjalanan menggunakan Kereta Cepat Whoosh.
Sementara itu, Stasiun Bandung dan Kiaracondong tetap menjadi pusat konektivitas yang menghubungkan pengguna Commuter Line dengan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) serta moda transportasi darat lainnya seperti bus Trans Metro Pasundan (TMP).
Menutup masa angkutan Lebaran, KAI Commuter menyampaikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan standar layanan, fasilitas, serta keandalan operasional agar perjalanan warga Bandung Raya selalu aman dan berkesan,” pungkas Karina.
Bagi warga yang masih berencana melakukan perjalanan di sisa masa liburan, diimbau untuk selalu memantau jadwal perjalanan secara berkala melalui aplikasi Access by KAI. (Jae)






