KAPOL.ID –
Laboratorium Ilmu Politik Fisip Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya menggelar Ngaji Politik bertema Filsafat Politik, Kamis (28/7/2022).
Kajian ini diikuti mahasiswa, BEM dan BLM Fisip, alumni serta organisasi kemahasiswaan ekstra kampus.
“Tema ini memberikan pemahaman kepada mahasiwa tentang pentingnya membaca realitas kehidupan sehari-hari dengan menggunakan kacamata filsafat politik.”
“Juga akan menggugah kesadaran mahasiswa tentang keharusan berpihak kepada masyarakat termarginalkan, baik secara ekonomi, politik maupun sosial,” ucap narasumber, Hendra Gunawan, S.IP, M.Si, Jumat (29/7/2022).
Ia berharap, kajian seperti ini dapat mempertajam analisis kritis mahasiswa ilmu politik, dalam melihat permasalahan sosial kemasyarakatan. Sehingga bisa memberikan solusi terbaik bagi perbaikan kehidupan masyarakat.
“Minimal mereka bisa memberikan masukan kepada pengambil kebijakan tentang langkah-langkah yang harus diambil oleh pemerintah daerah,” katanya.
Kajian Ngaji Politik, kata dia, rencananya secara kontinyu setiap pekan. Mulai dari pembahasaan tentang Filsafat Politik zaman Yunani, Zaman Renaissance.
Lalu Aufklarung, membedah tentang alam pikiran zaman Modern, zaman Postmodern sampai pembahasan tentang alam pikiran dunia Islam.
“Pada dasarnya kehidupan kontemporer sekarang sudah memasuki masa peradaban postmodern.”
“Namun pengetahuan tentang runtutan sejarah perkembangan filsafat politik harus diketahui,” katanya.
Ia memaparkan, ciri masyarakat postmodern yakni kebenaran itu bersifat dialogis. Dikuatkan dengan gambaran kenyataan dari tiga unsur yang saling menguatkan, subjek-objek-realitas itu sendiri.***












