KAPOL. ID –
Kasus nyamuk elit yang sempat menjadi kejadian luar biasa (KLB) tahun 2020 lalu di Kota Tasikmalaya, mengalami penurunan di periode Agustus ini.
Data dari Dinkes Kota Tasikmalaya, total kasus DBD pada Januari-Agustus tahun 2021 mencapai 434 orang.
Dari jumlah tersebut Kecamatan Cipedes mendominasi dengan 73 kasus dan hampir merata di setiap kelurahan.
“Saat ini yang sedang mendapatkan perawatan se-kota tersisa 164 orang. Kalau dibandingkan tahun kemarin di bulan yang sama 1.214 kasus.”
“Ada penurunan tetapi harus waspada, jangan sampai KLB terulang,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Tasikmalaya, dr. Asep Hendra, Rabu (1/9/2021).
Ia mengatakan, sebaran kasus tahun ini di 60 dari 69 kelurahan. Sisanya masih dalam tahap analisa.
Sementara warga sembilan kelurahan tidak ada warga yang terjangkit DBD diantaranya, Tamansari, Mugarsari, Urug, Leuwiliang, Setiawargi, Cigantang, Ciakar, Sukalaksana dan Karanganyar.
“Karena bisa jadi ada yang terjangkit tapi tak masuk rumah sakit dan tak terdata. Bisa saja terkena DBD tapi tak sampai masuk rumah sakit seperti demam biasa,” paparnya. ***












