PARLEMENTARIA

Obati Duka Pengungsi, Srikandi Parlemen Jabar Turun Langsung ke Lokasi Longsor di Pasirlangu

×

Obati Duka Pengungsi, Srikandi Parlemen Jabar Turun Langsung ke Lokasi Longsor di Pasirlangu

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Raut wajah duka warga terdampak bencana longsor di Desa Pasirlangu dan Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, sedikit terobati.

​Kamis (5/2/2026), rombongan Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) Provinsi Jawa Barat hadir langsung di tengah-tengah para penyintas untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan.

​Legislator Partai Golkar asal Dapil Jabar III (KBB), Tati Supriati Irwan, yang hadir dalam aksi tersebut mengungkapkan bahwa kedatangan mereka merupakan bentuk empati mendalam dari para srikandi parlemen terhadap musibah yang menimpa warga beberapa pekan lalu.

​”Hari ini saya bersama rekan-rekan KPP DPRD Jabar mengunjungi warga di Desa Pasirlangu dan Kertawangi. Ini adalah agenda ‘KPP Peduli’, sebuah gerakan kemanusiaan untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah longsor,” ujar Tati di sela-sela kegiatannya.

​Tak sekadar menyerahkan bantuan secara simbolis, para anggota legislatif perempuan ini tampak akrab berinteraksi dan berdialog langsung dengan para pengungsi. Langkah ini diambil sebagai bagian dari dukungan psikologis bagi warga yang masih trauma.

​”Selain menyalurkan amanah bantuan, kami ingin berkumpul dan sedikit menghibur mereka. Kami mengajak semua pihak untuk terus mengirimkan doa agar para korban tabah dan keadaan segera pulih kembali,” tambahnya.

​Menyadari kebutuhan mendesak di posko pengungsian, KPP Jabar tidak hanya membawa logistik pangan. Bantuan yang disalurkan meliputi:

​Paket sembako untuk kebutuhan harian.
​Perlengkapan bayi (popok dan susu).
​Alat tidur (kasur dan selimut).

​Aksi nyata ini juga merupakan bagian dari kolaborasi yang solid dengan instansi terkait, seperti Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat dan BBPPKS Bandung yang fokus pada pengelolaan dapur umum serta layanan psikososial.

​Selain menyerahkan bantuan, Tati dan rombongan juga menyempatkan diri meninjau kondisi fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat terjangan material longsor.

​”Ini adalah tanggung jawab bersama. Kami ingin memastikan kehadiran negara dan perwakilan rakyat benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama di saat-saat sulit seperti ini,” pungkas Tati. (Jm)