PENDIDIKAN

Pembelajaran Tatap Muka di Kota Tasikmalaya Belum Diizinkan

×

Pembelajaran Tatap Muka di Kota Tasikmalaya Belum Diizinkan

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Meskipun kasus pasien positif di Kota Tasikmalaya sudah nol, namun pembelajaran tatap muka di sekolah masih ditunda. Kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap dilakukan dengan metode dalam jaringan (daring).

Wali Kota Tasikmalaya, H. Budi Budiman menuturkan hasil rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan Kantor Kementrian Agama, telah memutuskan kebijakan itu.

“Jadi, untuk sekolah, pemerintah belum mengizinkan tatap muka. Karena syarat KBM tatap muka itu harus masuk zona hijau terlebih dahulu dan Kota Tasikmalaya masih tertahan di zona kuning pada masa pandemi Covid-19 ini. Kita masih di zona kuning walaupun sudah zero pasien positif yang dirawat,” katanya.

Tapi karena masih ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 2 orang. Intinya syarat masuk zona hijau itu tak ada kasus baru, dan selama 14 hari masa inkubasi tak ada kasus baru, dan tak ada hal lain. Untuk masuk zona hijau itu tidak serta merta hari ini tidak ada kasus positif langsung naik.

“Tidak seperti itu. Karena ada waktu 14 hari inkubasi yang harus ditaati sesuai dengan protokol Kemenkes. Jadi tak serta merta.
Semua pihak juga ingin masuk zona hijau. Makanya kalau masuk zona hijau patuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Dikatakan, tempo hari ada kasus dua PDP yang merupakan kasus impor. Apalagi kemarin baru Iduladha banyak tamu dari luar. Menurutnya, pendidikan itu risikonya besar seperti halnya kolam renang.