KAPOL.ID–Rencana pembangunan rumah sakit di Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, belum terbebas dari polemik. Forum Komunikasi Karangnunggal Bersatu (FKKB) terus menyoal pemindahan titik koordinat pembebasan lahan bakal rumah sakit tersebut.
Untuk ketiga kalinya, FKKB mendatangi gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya untuk beraudiensi. Tetapi lagi-lagi tidak menghasilkan apa-apa, lantaran beberapa pihak tidak hadir.
Pihak-pihak yang tidak hadir antara lain pejabat Inspektorat, Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Daerah (Bappeda), serta Wakil Bupati Tasikmalaya.
Ketua FKKB, Ade Tamzid mengaku sangat kecewa. Lantaran jauh-jauh datang dari Karangnunggal hanya bisa bertemu dengan Dinas Kesehatan, atas fasilitasi Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya.
“Kami inginnya lengkap, bukan hanya satu dinas, Dinas Kesehatan saja. Karena dalam undangan juga sudah jelas, tetapi tidak hadir. Kami sepakat untuk jadwal ulang. Eksekutif yang harus undang kami dan DPRD untuk langsung bertemu,” terang Ade selepas audiensi.






