KAPOL.ID–Kapolres Tasikmalaya, AKBP Rimsyahtono memastikan pihaknya akan terlibat melalukan penyelidikan atas ambruknya salah satu menara Masjid Agung Baiturrahman.
Pihak-pihak yang terkait dengan pembangunan masjid tersebut pantas bersiap-siap. Lantaran pihak kepolisian akan melakukan pemanggilan.
“Kita tetap akan mencari keterangan, apakah di sana ada unsur piadana atau tidak. Biar ada kejelasan, tidak menjadi bola liar dan simpangsiur di masyarakat,” terang Rimsyahtono, Selasa (1/3/2022).
Sementara kabar yang sampai ke Polres Tasikmalaya sejauh ini, kata Rimsyahtono, sangat simpang siur. Hal itu berkaitan dengan usia bangunan yang baru sekitar tiga atau empat tahun, sementara anggarannya sangat besar.
Pada 2018, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya di bawah kepemimpinan Uu Ruzhanul Ulum dan Ade Sugianto menggelontorkan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 30 miliar. Sebesar Rp 14 miliar di antaranya untuk pembangunan menara, taman masjid hingga kolam air mancur.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tasikmalaya saat itu, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mempercantik taman Masjid Baiturrahman.
Tujuannya untuk mempertahankan serta menjaga keindahan masjid dan bisa dimanfaatkan sebagai wisata religi.
Support KAPOL with subscribe, like, share, and comment
Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv
Portal Web : https://kapol.tv/
Portal Berita : https://kapol.id/
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Twiter : https://twitter.com/kapoltv
Instagram : https://www.instagram.com/kapol_id












