KAPOL.ID – Pasangan atlet loncat indah dari Kabupaten Garut, yakni Herliani Dias Sukma dan Repiani Dias Sukma berhasil menyumbangkan satu medali emas dari loncat indah nomor papan 3 M sinchro putri, pada pelaksanaan Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) XIV Jawa Barat 2022, Rabu.(2/11) di arena akuatik UPI Bandung.
Pesangan kakak beradik ini berhasil mendulang emas pertama setelah dalam lima kali loncatan berhasil merih nilai tertinggi, dengan everage award 6.24 dan best award 6.50 sekaligus mengungguli lawan-lawannya dari sejumlah kota/kabupaten lainnya di Jawa Barat.
Atas dasar itulah, atlet dari Cabor akuatik yang tergabung dalam PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) Kabupaten Garut, dibawah pimpinan Agus Ismail (Agis) ini tercatat sebagai atlet yang paling pertama meraih emas pada Porprov XIV, untuk dipersembahkan bagi pemerintah serta masyarakat Kabupaten Garut.
Sementara itu, lawan-lawan terberatnya seperti pasangan Kayla Agtasya dan Keisya Zahra Ramadani dari Kabupaten Subang harus rela berada padan posisi kedua, dengan raihan perak, karena hanya mampu mendapatkan everage award 4.93 dan bes award 5.36.
Begitu pun Shafa Fitriyara dan Vanny Meilani dari Kabupaten Tasikmalaya yang hanya mampu bertengger di posisi ketiga dengan raihan perunggu, karena hanya mampu mengumpulkan everage award 4.91 dan best sesrd 5.36.
Pengalungan medali sendiri dilakukan Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, didampngi Ketua KONI Garut, Abdusyi Sakur Amin, Kadispora Kabupaten Garut, Basuki Eko serta Ketua PRSI Kabupaten Garut, Agus Ismail yang turut menyaksikan langsung di arena akuatik UPI Bandung.
Helmi sendiri mengaku bangga atas prestasi tertinggi yang telah berhasil diraih kedua atlet Garut. Terlebih katanya, emas yang diraih merupakan emas pertama pada pelaksanaan Porprov XIV Jabar 2022.
Helmi pun berharap, emas pertama yang diraih Garut bisa menjadi pertanda, bahwa Garut bisa menjadi juara pertama pula pada Porprov XIV 2022.
“Karenanya saya ucapkan terima kasih terutama kepada kedua atlet, pelatih, opicial, ketua Cabor akuatik, Ketua KONI dan semua yang terlibat dalam mempersiapkan atlet-atlet Kabupaten Garut, sehingga bisa meraih prestasi tertinggi,” ucap Helmi, seraya menjanjikan bahwa Pemkab Garut pun telah mempersiapkan hadiah bagi para atlet yang berhasil terutama peraih medali emas.
Helmi pun mengaku optimis bisa masuk target 10 besar pada Porprov XIV tahun 2022, dengan raihan mencapai 30 sampai 40 emas, karena menurutnya bisa dibuktikan, Kabupaten Garut telah berhasil meraih emas pertama pada Cabor loncat indah.
Helmi menjelaskan, bahwa sebenarnya tuan rumah akuatik itu adalah Kabupaten Garut. Hanya karena arena akuatik bertarap Internasional ke empat di Indonesia yang dibangun masih belum selesai secara keseluruhan, terutama untuk loncat indah, makanya untuk loncat indah terpaksa diselenggarakan di UPI.
Selain untuk mempasilitasi para atlet dan calon atlet asal Garut lanjurt Helmi, kolam renang keemat di Indonesia tersebut dibangun dengan tujuan sebagai pusat pelatihan para atlet renang di Jawa Barat.
“Kebetulan Kabupaten Garut juga punya tourist spot, mudah-mudahan dibangunnya sarana akuatik ini mampu menjadi pendorong tingkat kunjungan wisata. Makanya, Pa Bupati pun telah menyiapkan anggaran untuk melanjutkan pembangunan hingga tuntas, sehingga targetnya, ditahun depan semuanya sudah selesai dan sudah bisa digunakan secara maksimal,” ungkapnya.
Seperti halnya Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, Ketua KONI Garut, Abdusy Syakur Amin pun mengaku sangat bahagia, karena atlet Garut dari Cabor akuatik mampu meraih prestasi tertinggi dan menyumbangkan emas yang pertama.
Semoga saja lanjut Syakur, prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi sejumlah atlet lainnya yang kini masih terus berjuang juga yang masih mempersiapkan diri, serta bukan berprestasi di Porprov tahun ini saja, tapi sampai Porprov-Porprov di tahun-tahun berikutnya.
“Selain rasa bahagia, tentu saja dalam kesempatan ini kami sangat merasa bangga sekali, karena Pa Wabup telah hadir disini ikut menyaksikan langsung. Mudah-mudahan kehadiran Pa Wabup disini bisa juga memberikan motivasi bagi cabang-cabang lainnya untuk berjuang keras dalam meraih prestasi tertinggi,” imbuhnya.***












