PENDIDIKAN

Pengabdian Prodi Magister Pendidikan Matematika Unsil di SMPN 1 Mangunreja Ada Tindak Lanjut

×

Pengabdian Prodi Magister Pendidikan Matematika Unsil di SMPN 1 Mangunreja Ada Tindak Lanjut

Sebarkan artikel ini
Prodi Magister
Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh Tim Magister Pendidikan Matematika Universitas Siliwangi bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya bertema “Pelatihan dan Pendampingan Media Pembelajaran Interaktif Bagi Guru Jenjang SD dan SMP di Wilayah Kabupaten Tasikmalaya”. Kegiatan diselenggarakan selama 2 (dua) hari pada tanggal 5-6 Oktober 2022 bertempat di SMPN 1 Mangunreja, Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya.

KAPOL.ID – Tim Magister Pendidikan Matematika Universitas Siliwangi bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya rampung menggelar pengabdian kepada masyarakat, 5-6 Oktober 2022.  Ajang bakti kampus itu berlangsung di SMPN 1 Mangunreja, Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya.

Dr. Puji Lestari, S.Si., M.Pd. memotori kegiatan itu bersama Dr. Hj. Nani Ratnaningsih, S.Pd., M.Pd; Dr. Diar Veni Rahayu, S.Pd., M.Pd; Dr. Khomsatun Ni’mah, S.Pd., M.Pd; serta dua orang mahasiswa Magister Pendidikan Matematika yaitu Asri Wahyuni, S.Pd. (Angk 2020), dan Komara, S.Pd.(Angk 2021).

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh Dinas Kabupaten Tasikmalaya yaitu Kabid GTK Dinas Kabupaten Tasikmalaya Dr. H. Daris, S.Pd., M.Pd.; Kasi GTK SMP Jani Maulana, S.Sos., M.Si.; Kasi GTK SD Reza Mohamad Tasani, S.Psi.; pengawas SD Lia Nurliani, S.Pd., M.Pd. serta Kepala Sekolah SMPN 1 Mangunreja.

Menurut Ketua Pelaksana Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sekaligus dosen Prodi Magister Pendidikan Matematika, Dr. Puji Lestari, S.Si., M.Pd kegiatan ini mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi yaitu luaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berhasil dapat rekognisi internasional ataupun diterapkan oleh masyarakat per jumlah dosen.

“Kegiatan hari pertama dihadiri 41 guru SD yang merupakan perwakilan dari 39 kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya. Adapun materi yang disampaikan untuk guru SD mengenai pembuatan media Komik Digital. Untuk hari kedua, dihadiri oleh 38 guru SMP perwakilan dari MGMP SMP Kabupaten Tasikmalaya dan materi yang disampaikan mengenai pembuatan media Digital Book,” ujarnya.

Mendukung Kurikulum Merdeka dan Sekolah Penggerak

Kabid GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Bapak Dr. H. Daris, S.Pd., M.Pd. sangat mengapresiasi kepada para peserta pelatihan ini. Pasalnya, pelatihan dan pendampingan media pembelajaran berbasis digital ini sangat mendukung pada implementasi Kurikulum Merdeka dan program Sekolah Penggerak.

Begitu pula Kasi GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Jani Maulana, S.Sos., M.Si. Menurutnya, kegiatan ini mendukung tuntutan guru saat ini, yaitu kompetensi guru dalam bidang digitalisasi. Kemampuan digitalisasi ini juga sesuai dengan tuntutan kompetensi yang harus dikuasai dari program guru penggerak, guru praktik, dan implementasi kurikulum merdeka.

“Tuntutan penguasaan digitalisasi ini sudah difasilisitasi oleh dinas Pendidikan berupa pengadaan smartboard, Proyektor, LCD dan laptop bagi sekolah di Kabupaten Tasikmalaya. Namun, penguasaan guru pada bidang digitalisasinya masih kurang. Oleh karenanya dengan pelatihan ini, diharapkan ke-41 guru SD dan 38 guru SMP peserta pelatihan mampu mendesiminasikan kepada rekan guru lainnya di wilayah masing-masing,” katanya.

Lebih lanjut, Ketua Pelaksana Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sekaligus dosen Prodi Magister Pendidikan Matematika, Dr. Puji Lestari, S.Si., M.Pd mengatakan pelatihan dan pendampingan Media Pembelajaran ini sangat berguna bagi Bapak/Ibu guna mendukung program akreditasi Sekolah.

Menurutnya, guru harus mampu menghasilkan media yang mendukung pembelajaran abad 21 yang melibatkan TIK dan melaksanakan pengembangan profesi berkelanjutan melalui pelatihan ini, serta melakukan diseminasi terhadap rekan sejawat setelah mengikuti pelatihan.

“Kegiatan pelatihan ini, tidak hanya selesai pada waktu yang dijadwalkan, namun dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan kepada para guru melalui WhatsApp Group hingga para peserta mampu menghasilkan produk Media Pembelajaran,” katnya menandaskan.

Pada akhir pelatihan, dilakukan refleksi terhadap peserta dan sebanyak 64.5% menyatakan sangat puas, 63.2% peserta menyatakan sangat bagus terhadap kemampuan pemateri dalam memahami materi, 68.4% peserta menyatakan sangat bagus terhadap kejelasan pemaparan materi, 60.5% menyatakan sangat bagus terhadap kemudahan materi, dan 67.1% peserta menyatakan sangat termotivasi terhadap kegiatan ini.

Sedangkan, saran-saran yang diberikan oleh para peserta terhadap kegiatan pelatihan dan pendampingan ini adalah ditambahnya durasi waktu pelatihan, perlu adanya pelatihan lanjutan, dan perlu adanya diseminasi hasil pelatihan.